Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Kompas.com - 21/02/2020, 16:14 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dibekali anggaran sebesar Rp 52 miliar untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) di wilayah itu.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Muslim Bukhori mengatakan, anggaran pilkada berasal dari Pemkab Mojokerto yang diberikan lewat mekanisme hibah.

Anggaran itu akan digunakan membiayai logistik, kebutuhan teknis, serta honor penyelenggara.

Honor itu, kata Muslim, diberikan kepada penyelenggara tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa.

Baca juga: Temui Waketum Gerindra di DPR, Bobby Nasution Bahas Pilkada Medan

"Hampir seluruh tahapan pilkada memerlukan anggaran. Salah satu pos yang memerlukan anggaran cukup besar, yaitu honorarium penyelenggara," kata Muslim kepada Kompas.com, Jumat (21/2/2020).

Dana hibah dari Pemkab Mojokerto itu diperkirakan cair pekan depan.

Rekrut 912 Anggota PPS

Muslim Bukhori mengatakan, KPU Kabupaten Mojokerto telah merampungkan rekrutmen personel panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Personel PPK untuk Pilkada Kabupaten Mojokerto di 18 Kecamatan tersebut akan bertugas mulai 1 Maret hingga 30 November 2020.

Saat ini, lanjut dia, KPU sedang merekrut tenaga penyelenggara pilkada di tingkat desa atau panitia pemilihan setempat (PPS).

Pendaftaran rekrutmen anggota PPS dilaksanakan selama 1 minggu, mulai 18-24 Februari 2020.

"Dari 304 Desa di Kabupaten Mojokerto, kita memerlukan 912 orang. Jumlah personel PPS tiap desa 3 orang," kata Muslim.

Petugas PPK akan bertugas selama 9 bulan pada Pilkada 2020. Sedangkan petugas PPS bakal bertugas selama 8 bulan.

Baca juga: Berhasil Kumpulkan Syarat Jumlah KTP, Pasangan Penjahit-Ketua RW Optimistis Maju Pilkada Solo

"Honor untuk PPK dan PPS kami ambilkan dari dana (Rp. 52 Miliar) itu. Mereka menerima honor setiap bulan sesuai masa kerjanya," ungkap Muslim.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X