Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Kompas.com - 21/02/2020, 15:57 WIB
Antrean turis China di sebuah bandara. ShanghaiistAntrean turis China di sebuah bandara.

DENPASAR, KOMPAS.com - Konsulat Jenderal (Konjen) China di Denpasar mencatat, hingga hari ini diperkirakan turis China yang masih bertahan di Bali tinggal 500 hingga 600 orang.

"Perkiraan kami 500-600 orang. Menurut data diberikan Imigrasi, yang lain sudah keluar dari Bali," ujar Bagian Humas Konjen China Li Changda di Denpasar saat dihubungi, Jumat (21/2/2020) sore.

Menurut Konjen China, sebagian besar warganya sudah kembali ke China.

Baca juga: Kronologi Penemuan Jenazah Kakek di Bali, Hilang 15 Hari dan Isi Perut Hilang

Mereka kembali ke China dengan cara transit melalui negara yang masih membuka penerbangan ke China seperti Thailand dan Malaysia.

Li mengatakan, sebagian yang masih bertahan di Bali, karena mereka ingin memperpanjang waktu liburan.

Sebab, banyak aktivitas di China masih dalam keadaan berhenti.

"Jadi mereka punya waktu untuk berlibur di sini, apalagi kebijakan Indonesia mengizinkan mereka untuk memperpanjang masa tinggal di sini," kata dia.

Baca juga: Awasi Liga I di Bali, Polda Bali Bentuk Satgas Antimafia Bola

Sebagaimana diketahui, pemerintah Indonesia resmi menutup penerbangan sementara dari dan ke China per 5 Februari 2020.

Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Sementara itu, data dari Konjen China di Denpasar sebelum penutupan penerbangan masih ada sekitar 5.000 turis China di Bali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X