Puluhan Satpol PP yang Ngamuk di Kantor BKD Banjarmasin Bubar Setelah Dijanjikan Pembayaran Tukin

Kompas.com - 18/02/2020, 18:00 WIB
Poster yang dibawa salah satu anggota Satpol PP saat menggelar unjuk rasa di kantor BKD Banjarmasin menuntut kenaikan Tukin. Dalam aksinya itu, anggota satpol PP mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas di ruang BKD, Selasa (18/2/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARPoster yang dibawa salah satu anggota Satpol PP saat menggelar unjuk rasa di kantor BKD Banjarmasin menuntut kenaikan Tukin. Dalam aksinya itu, anggota satpol PP mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas di ruang BKD, Selasa (18/2/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Puluhan Anggota Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya membubarkan diri usai mengamuk di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Selasa (18/2/2020).

Mereka mengamuk karena menuntut kenaikan Tunjangan Kinerja (Tukin) sesuai dengan Perwali tahun 2017.

Para penegak Perda ini membubarkan diri setelah ditemui oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Hamli Kursani.

Baca juga: Tuntut Kenaikan Tukin, Puluhan Anggota Satpol PP Ngamuk di Kantor BKD Banjarmasin

Di hadapan anggota Satpol PP, Hamli berjanji akan segera membayarkan Tukin secepatnya.

"Secepatnya akan kita bayarkan, mungkin 2 atau 3 hari kedepan, dan saya yakin pak Wali sudah tidak ada masalah," ujar Hamli di hadapan anggota Satpol PP yang berdemontrasi.

Sebelumnya, walaupun sudah ditemui oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, puluhan anggota Satpol PP enggan membubarkan diri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Razia Malam Valentine, Bule Asal Jerman Diamankan Satpol PP Makassar

Mereka bahkan terlihat menduduki kantor BKD yang sudah ditinggalkan pegawai karena ketakutan.

"Saya minta kalian kembali beraktivitas seperti biasa, serahkan kepada kami. Lebih cepat lebih lebih baik lagi," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X