Diserang Anjing Gila, Nenek 85 Tahun Dilarikan ke RSUD

Kompas.com - 18/02/2020, 17:43 WIB
Korban gigitan anjing saat dirawat di RSUD Bima. KOMPAS.COM/SYARIFUDINKorban gigitan anjing saat dirawat di RSUD Bima.

BIMA, KOMPAS.com - Seorang Nenek di Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit setelah diserang anjing gila.

Nenek berusia 85 tahun ini digigit anjing di halaman rumahnya, Selasa (18/2/2020), sekitar pukul 08.00 WITA.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh anak-anak korban.

Baca juga: Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Korban gigitan anjing tersebut yakni Sa,amu.

Pihak keluarga kemudian membawa Nenek tersebut ke Puskesmas Donggo.

Namun, karena mengalami luka cukup parah, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima untuk penanganan medis lebih lanjut.

Cucu korban, Abdul Halik saat ditemui di RSUD Bima mengatakan, Neneknya itu digigit anjing yang diduga terpapar rabies.

Baca juga: Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Serangan itu terjadi saat Nenek sedang menyapu di halaman rumahnya di Dusun Kota Baru.

"Anjing itu datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang secara membabi buta," ujar Abdul Halik.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka serius di di bagian tangannya.

"Untuk sementara kondisinya mulai membaik. Sekarang lagi dirawat di ruang bedah," ujar Halik.

Sementara itu, warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X