PDI-P Belum Bisa Umumkan Calon Wali Kota Surabaya Pengganti Risma Besok

Kompas.com - 18/02/2020, 14:34 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto KOMPAS.COM/A. FAIZALSekjen PDIP Hasto Kristiyanto

SURABAYA, KOMPAS.com - DPP PDI-P bakal mengumumkan rekomendasi 49 nama pasangan calon kepala daerah dan sepasang calon gubernur di Pilkada serentak 2020, Rabu (19/2/2020).

Namun, untuk calon wali kota Surabaya pengganti Tri Rismaharini belum diumumkan besok.

"Surabaya masih butuh pemetaan lebih mendalam dan survei lebih lanjut, jadi belum bisa diumumkan besok," kata Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, usai membuka Rakerda DPD PDI-P Jatim di Sidoarjo, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Daftar Penjaringan Calon Wali Kota Surabaya Lewat Parpol, ASN Dinas Pendidikan Jatim Dilaporkan

Selain pemetaan dan melihat hasil survei, PDI-P juga masih melakukan dialog untuk menyaring aspirasi masyarakat Surabaya.

"Dari Jatim mungkin besok yang akan diumumkan pasangan calon kepala daerah dari Ngawi," terang dia.

Sementara itu, Partai Nasdem pada Rabu (19/2/2020) besok akan menggelar deklarasi dukungan kepada calon wali kota Surabaya di Pilkada 2020.

Namun, Ketua DPD Partai Nasdem Surabaya, Robert Simangunsong masih merahasiakan nama calon yang akan dideklarasikan.

"Rabu lusa kami akan deklarasi untuk Pilkada Surabaya, namanya masih di DPP, masih rahasia. Saya saja belum tahu," kata Robert, usai penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Nasdem Surabaya di kantor DPW Partai Nasdem Jatim, Senin (17/2/2020) kemarin.

Sebagai kader partai, pihaknya akan patuh dan tegak lurus kepada putusan DPP Partai Nasdem tentang siapapun calon yang akan diusung DPP.

"Nama yang direkom akan diberikan kepada DPW Nasdem Jatim, lalu akan disampaikan kepada DPD Nasdem Surabaya. Baru kami nanti yang akan memberikan kepada yang bersangkutan," terang dia.

Partai Nasdem sendiri telah menerima 13 nama pendaftar calon wali kota Surabaya.

11 nama mendaftar di DPD Partai Nasdem Surabaya, sementara 2 nama lainnya mendaftar langsung ke DPP Partai Nasdem di Jakarta.

Srihono Yularko, Wakil Ketua DPD Nasdem Kota Surabaya menambahkan, dari 11 nama pendaftar, ada 3 nama hasil perangkingan di posisi paling atas, yakni Vinsensius Awey (politisi Partai Nasdem), Hariyanto (tokoh advokat), dan Zahrul Azhar Asad (tokoh pesantren).

Baca juga: Ikut Penjaringan Calon Wali Kota Surabaya, ASN Pemprov Jatim Dilaporkan ke Komisi ASN

"3 nama sudah diserahkan ke DPP, namun DPP berhak memilih nama lain di luar nama tersebut, dari hasil survei internal DPP Nasdem," terang dia.

2 bulan jelang tahapan pendaftaran Pilkada Surabaya, ada 5 partai yang sudah menentukan dukungan politiknya, yakni PPP, PKB, PAN, Partai Gerindra dan Partai Demokrat.

Kelima partai itu mendukung mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin sebagai calon wali kota Surabaya.

Sementara partai-partai yang belum menyatakan dukungan politiknya hingga saat ini adalah, PDIP, Partai Golkar, PKS, dan PSI. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X