Selundupkan Puluhan Tabung Gas, Warga Kaltara Ditangkap Polisi Malaysia

Kompas.com - 17/02/2020, 14:27 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

NUNUKAN, KOMPAS.com- Aparat Kepolisian Tawau, Negeri Sabah, Malaysia, menangkap dua warga Nunukan, Kalimantan Utara, karena diduga coba menyelundupkan 80 tabung gas ke wilayah Indonesia. 

 

Dua warga negara Indonesia (WNI) itu ditangkap pada Minggu (16/2/2020) pada 08.30 WITA di perairan Pulau Sebatik.

Dalam keterangan tertulis dari Kepolisian Malaysia disebutkan, barang yang diselundupkan dua WNI tersebut bernilai 6.000 ringgit atau setara Rp 21 juta.

Baca juga: Selundup Pakaian Bekas, Perahu dari Malaysia Ditangkap di Nunukan

Pengarah Zona Maritim Tawau, Kapten Maritim V Siva Kumar mengatakan, jajarannya menemukan upaya penyelundupan barang tersebut melalui patroli rutin di perairan Malaysia dengan nama Operasi Pluto Timur dan Operasi Sejahtera.

Pada pagi itu, polisi melihat perahu bergerak dari Tawau menuju Pulau Sebatik wilayah Indonesia melalui Sungai Melayu Negeri Sabah.

Kedua WNI yang diamankan dirahasiakan identitasnya tetapi usianya diperkirakan 25 tahun dan 32 tahun.

Selain 80 tabung gas, dua WNI ini juga diduga coba menyelundupkan 7.200 dus gula pasir dan 4.065 dus makanan dingin.

Baca juga: BNN Gagalkan Penyelundupan 33,9 Kg Sabu dari Malaysia, 1 Pelaku Tewas Ditembak

Selain barang-barang yang diangkut tidak memiliki dokumen resmi, mereka juga tidak memiliki paspor, kata Siva Kumar.

Seluruh barang yang diangkut bersama perahunya disita dan dibawa ke Markas Maritim Malaysia Tawau untuk ditindakanlanjuti.

Siva Kumar menyebutkan, kasus ini melanggar Akta Kawalan Bekalan 1961 tentang penyelundupan dan Akta Imigresen 1959/63 tentang dokumen keimigrasian.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X