Selundup Pakaian Bekas, Perahu dari Malaysia Ditangkap di Nunukan

Kompas.com - 25/02/2018, 06:48 WIB
Polairud Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan sebuah perahu milik warga negara Malaysia yang memuat 49 ball pakaian  bekas. Pakaian bekas itu didatangkan pedagang Nunukan dari Tawau Malaysia untuk dijual kembali di Nunukan. Dok Polres NunukanPolairud Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan sebuah perahu milik warga negara Malaysia yang memuat 49 ball pakaian bekas. Pakaian bekas itu didatangkan pedagang Nunukan dari Tawau Malaysia untuk dijual kembali di Nunukan.

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah perahu milik warga negara Malaysia ditangkap Polairud Polres Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (24/2/2018) dinihari kemarin, karena memasuki perairan Indonesia secara illegal.

Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi mengatakan, pemilik perahu long boat bernomor lambung TW-4358 itu adalah Amri Bin Khali (60), warga kampung Pisa Pisa, Malaysia.

 “Perahu diamankan di perairan Nunukan dengan juragan Andi Razak (38) yang merupakan warga Wallace Bay Tawau, Malaysia,” kata Karyadi, Sabtu.

Baca juga : Disergap Koarmabar, Nakhoda Penyelundup Pakaian Bekas Loncat ke Sungai

Anggota Polairud Nunukan kemudian melakukan pemeriksaan dan mereka menemukan muatan pakaian bekas sebanyak 94 ball di dalam perahu itu. Pakaian bekas tersebut tanpa dilengkapi dokumen.

“Pakaian rombengannya milik Husni Hidayat (49), warga Jalan Tanjung Nunukan yang didatangkan dari Tawau Malaysia,” ujar Karyadi.

Saat ini pihak Kepolisian Nunukan menahan juragan perahu dan pemilik pakain bekas itu untuk dimintai keterangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban'

"Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban"

Regional
Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Regional
Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Regional
Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Regional
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Regional
Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Regional
Video 'Hancurkan Risma' Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Video "Hancurkan Risma" Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Regional
Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat 'Most Engaging' Pemprov

Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat "Most Engaging" Pemprov

Regional
Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X