BNN Gagalkan Penyelundupan 33,9 Kg Sabu dari Malaysia, 1 Pelaku Tewas Ditembak

Kompas.com - 17/02/2020, 13:03 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur

 

MEDAN, KOMPAS.com - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 33,9 kg sabu-sabu asal Malaysia.

Dalam kasus tersebut, 9 orang tersangka ditangkap dan satu di antaranya tewas. 

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, 9 orang tersebut ditangkap di Aceh Timur dan Tanjung Balai, Asahan, yang dilakukan sejak Kamis (14/2/2020) hingga Sabtu (16/2/2020) kemarin.

"Yang di Aceh kita tangkap di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur. Di sana kita tangkap 5 tersangka yang menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut," katanya, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Pelajar SMA di Dharmasraya Ditangkap Edarkan Sabu, Barang Haram Dikirim Pakai Drone

Arman menuturkan, dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti 18,9 kilogram narkotika jenis sabu.

"Sementara di Teluk Nibung, Tanjung Balai, Asahan, Sumut, petugas menangkap 4 orang yang diduga membawa sabu dari Malaysia," ujarnya. 

Arman menjelaskan, operasi di Tanjung Balai dan Asahan ini berawal dari penangkapan tersangka Aris yang membawa karung berisi 15 kg sabu-sabu menggunakan sepeda motor. Dia mengaku narkoba itu milik Alfah, warga Kisaran, Asahan. 

"Ketika tim hendak ditingkap, Alfah berupaya melarikan diri dan melawan dengan menabrak petugas, sehingga terjadi pengejaran dan petugas BNN memberikan tembakan, akhirnya mobil dapat dihentikan," jelasnya. 

Baca juga: Polda Sumsel Ungkap Sabu dari Timur Tengah, Dikemas Plastik Bergambar Kurma

Dalam pengejaran itu, Alfah terluka di bagian kepala akibat benturan. Sementara istrinya yang juga berada dalam mobil mengalami luka tembak di punggung. 

"Alfah dan istrinya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan. Namun, Alfah meninggal dunia, Minggu (16/2/2020)," ujarnya. 

Arman menambahkan, seluruh tersangka dan barang bukti diamankan di BNNP Sumut. Mereka dibawa ke Jakarta Senin (17/2/2020) pagi melalui Bandara Halim.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X