6 Warga Riau Akan Pulang usai Observasi di Natuna, Warga Diimbau Tak Resah

Kompas.com - 15/02/2020, 06:10 WIB
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melambaikan tangan ke arah awak media saat akan melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020). Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Achmad Yurianto, sudah diputuskan bahwa observasi WNI dari Wuhan yang saat ini tinggal di Natuna, berakhir pada 15 Februari esok hari, pukul 12.00 WIB. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJASejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melambaikan tangan ke arah awak media saat akan melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020). Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Achmad Yurianto, sudah diputuskan bahwa observasi WNI dari Wuhan yang saat ini tinggal di Natuna, berakhir pada 15 Februari esok hari, pukul 12.00 WIB.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebanyak enam orang warga Riau akan dipulangkan dari Natuna, setelah diobservasi selama 14 hari pasca-evakuasi dari Wuhan, China, akibat wabah virus corona.

Terkait kepulangan enam orang dari Natuna, Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengimbau masyarakat tidak perlu resah.

"Masyarakat tidak perlu resah. Mereka kan sudah diobservasi selama 14 hari di Natuna. Mereka semua sudah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan," ucap Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliana Nazir saat berbincang dengan Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat malam (14/2/2020).

Baca juga: Usai Diobservasi di Natuna, 11 Mahasiwa dari Wuhan Langsung Pulang ke Aceh

Selama diobservasi selama 14 hari, tambah Mimi, WNI dari Wuhan itu diperiksa dua kali sehari kesehatannya, termasuk gizi dan kegiatan-kegiatannya.

Jadi Mimi menegaskan bahwa 6 warga Riau dalam kondisi sehat. 

"Semuanya sehat. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Mereka sama seperti kita. Tidak ada yang perlu ditakutkan berinteraksi dengan mereka," terang Mimi.

Enam orang warga Riau, terdiri dari lima mahasiswa dan 1 anak usia lima tahun, rencannya akan dipulangkan, Sabtu (15/2/2020).

Para WNI akan diberangkatkan dari Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

Mimi mengatakan, untuk kepulangan enam warga Riau, akan ada perwakilan dari Pemerintah Daerah Riau yang mengurusnya.

"Nanti mereka akan pulang langsung ke rumahnya masing-masing. Jadi kita harap tidak stigma negatif terhadap mereka. Karena mereka sehat sama seperti kita," tutup Mimi.

Baca juga: 285 WNI Akan Dipulangkan dari Natuna Besok, Berikut Nama-nama Daerah Asal Mereka

Sebagaimana diberitakan, enam warga Riau ikut dievakuasi dari Kota Wuhan, China akibat wabah virus corona. 

Mereka dievakuasi ke Natuna bersama WNI dari berbagai daerah lainnya pada Minggu (2/2/2020) lalu.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X