"Saya Pikir Ada Apa Kok Banyak Polisi, Ternyata Pak Jokowi Datang...:"

Kompas.com - 14/02/2020, 14:53 WIB
Presiden Joko Widodo saat memasuki Masjid Agung Sudirohusodo di Kabupaten Sleman untuk shalat Jumat, seusai melakukan kegiatan di TNGM Jurangjero, Magelang, Jumat (14/2/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman antaraPresiden Joko Widodo saat memasuki Masjid Agung Sudirohusodo di Kabupaten Sleman untuk shalat Jumat, seusai melakukan kegiatan di TNGM Jurangjero, Magelang, Jumat (14/2/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman

KOMPAS.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo di Masjid Agung Sudirohusada, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk  menunaikan shalat Jumat sempat membuat kaget warga. 

"Sebelumnya saya tidak tahu kalau Pak Jokowi shalat Jumat di sini. Hanya tadi sedikit heran kenapa banyak polisi yang berjaga di jalan," kata Antok, warga Tridadi, Sleman, seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/2/2020).

Namun, setelah Antok melihat ada anggota Pasukan Pengamanan Presiden, dirinya baru sadar jika Presiden Jokowi akan datang. 

Baca juga: Duduk Perkara Pelajar Didenda karena Nonton Cap Go Meh di Singkawang

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat pagi, Presiden Jokowi melepas sepasang burung Elang Jawa yang diberi nama Abu (jantan) dan Rossy (betina) di kawasan Jurang Jero Taman Nasional Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Jokowi yang didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengatakan, kawasan tersebut sejatinya bisa menampung enam pasang elang jawa.

"Sebenarnya kawasan ini mampu menampung 6 pasang burung elang, tetapi yang dilepas hari ini hanya sepasang," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X