5 Fakta Misteri Jenazah Perempuan Dalam Plastik di Senggigi

Kompas.com - 13/02/2020, 11:34 WIB
Jenasah perempuan dalam.plastik tanpa identitas yang ditemukan di kawasan Wisata Batu Layar Senggigi, Lombok Barat, masih disemayamkan di ruang jenazah Rumah Sakit Bayangkara Polda NTB. KOMPAS.com/FITRI RJenasah perempuan dalam.plastik tanpa identitas yang ditemukan di kawasan Wisata Batu Layar Senggigi, Lombok Barat, masih disemayamkan di ruang jenazah Rumah Sakit Bayangkara Polda NTB.

MATARAM, KOMPAS.com - Kasus penemuan jenazah perempuan di jalan raya wisata Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat ( NTB), hingga kini masih menjadi misteri.

Polisi masih berusaha untuk mengungkap identitas korban.

Namun, terdapat sejumlah fakta-fakta yang memberikan petunjuk bagi polisi mengenai penyebab kematian hingga ciri-ciri korban.

Dibungkus plastik

Kasus ini bermula saat seorang warga hendak memancing di sekitar bibir pantai yang berada di Desa Senggigi pada Rabu (5/2/2020) lalu.

Saat itu, pemancing yang menuruni tebing kemudian melihat plastik warna hitam dengan bau busuk yang menyengat.

Baca juga: Tim Inafis Mabes Polri Bantu Identifikasi Jenazah Perempuan di Senggigi

Warga kemudian memilih untuk melaporkan ke Polsek Batulayar. Setelah diperiksa, ternyata isi dari plastik tersebut adalah mayat seorang perempuan.

Ciri-ciri korban

Untuk memudahkan mencari identitas korban, polisi menyebarkan selebaran poster secara online maupun manual.

Penyebaran poster ini guna memberikan informasi kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya atau kenal dengan ciri-ciri korban yang disebutkan di dalam poster.

Adapun, korban memiliki tinggi badan 158 sentimeter dan diperkirakan berusia 17 tahun ke atas.

Korban memiliki bentuk muka bulat, hidung bulat, bibir tipis, dahi lurus, alis tebal, dan rambut lurus panjang sekitar 25 sentimeter.

Apabila ada warga yang merasa kehilangan keluarganya atau kenal dengan ciri-ciri tersebut, dapat menghubungi nomor kontak Polsek Senggigi 085338500638.

Terdapat luka robek di kelamin

Sebelumnya, dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB Arfi Samsu membeberkan secara rinci hasil otopsi yang dilakukannya.

Menurut dia, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Baca juga: Penemuan Mayat di Senggigi, Polisi Periksa CCTV yang Menghadap Jalan

Terungkap bahwa ada luka robek di alat vital korban.

Tak hanya itu, dokter juga menemukan bekas jeratan di leher korban.

"Terdapat luka robek akibat benda tumpul setelah korban meninggal dunia, terdapat jeratan kabel listrik di leher," kata Arfi.

Arfi menyebutkan, jeratan kabel listrik tersebut diduga menyebabkan penyumbatan aliran darah dari tenggorokan menuju tengkorak.

Hal itu menyebabkan korban tak bisa bernapas dan meninggal dunia.

"Sehingga, kami menyimpulkan akibat kematian korban adalah mati lemas karena jeratan di leher," kata Arfi.

Periksa CCTV

Polisi terus melakukan penelusuran untuk mengungkapkan pelaku pembunuhan.

Salah satunya, memeriksa sejumlah kamera pengawas (CCTV) di sepanjang bangunan yang mengarah ke Jalan Raya Senggigi.

Polisi memeriksa 113 bangunan yang memasang CCTV, yang berada di sebelah kiri jalan, dan 85 bangunan di sebelah kanan jalan.

Dari jumlah tersebut, hanya 4 yang menghadap ke jalan, dan hingga kini masih dalam penyelidikan.

Libatkan Tim Inafis Mabes Polri

Memasuki hari ke-9 penemuan mayat, polisi masih kesulitan melacak identitas korban.

Polda NTB kemudian meminta bantuan Tim Indonesia Automatic Finger Print Indentification System (Inafis) Mabes Polri untuk membantu mengidentifikasi korban.

"Kami meminta bantuan kepada Tim Inafis Mabes Polri untuk membantu mengidentifikasi korban," ujar Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Artanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/2/2020).

Polisi terus mengimbau kepala warga yang mengenali ciri-ciri korban, agar segera melaporkan kepada polisi untuk memudahkan proses identifikasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Akses Pelayanan Publik, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Mudahkan Akses Pelayanan Publik, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Regional
Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X