Ridwan Kamil: "Kuntilanak" di Jalan Asia Afrika Berpendapatan Rp 5 juta

Kompas.com - 10/02/2020, 18:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan sambutan pada Munas PHRI ke XVII di Ballroom Resinda Hotel Karawang, Senin (10/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan sambutan pada Munas PHRI ke XVII di Ballroom Resinda Hotel Karawang, Senin (10/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut kuntilanak di Jalan Asia Afrika berpendapatan tak kurang dari Rp 5 juta. Namun, kuntilanak di sini bukanlah hantu, melainkan cosplay.

"Pendapatan (cosplay hantu) kuntilanak lima juta (rupiah) per orang," kata Ridwan Kamil dalam sambutan pada Munas PHRI ke XVII di Ballroom Resinda Hotel Karawang, Senin (10/2/2020).

Baca juga: Kota Bandung Segera Miliki Taman Asia Afrika, Ini Fasilitasnya...

Emil, sapaan Ridwan Kamil, menyebut hal tersebut terjadi akibat munculnya wisata baru yang berkaitan dengan selfie economy. Artinya di mana ada objek foto, maka wisatawan datang.

 

Emil menyebut pariwisata sebagai bisnis kebahagiaan. Di mana orang-orang rela mengeluarkan uang untuk mendapatkan kebahagian dengan berwisata.

Masyarakat rela pergi ke suatu tempat demi melihat alam, kota dengan arsitekturnya. Sehingga, munculah destinasi-destinasi baru.

"Maka di Kota Bandung, saat menjadi wali kota, saya hanya memperbaiki trotoar di Jalan Asia Afrika, sekarang jadi pariwisata hantu-hantu cosplay," tambahnya.

Di era saat ini, menurut Emil, semua hal adalah pariwisata. Baginya, semua tempat adalah destinasi dan semua orang bisa jadi pemandu wisata. Di Provinsi Jabar, imbuh Emil, semua dinas adalah dinas pariwisata.

"Saya punya Dinas Sumber Daya Air (SDA) saya bilang jangan hanya ngurus irigasi , sungainya harus punya nilai dampak sosial ekonomi. Danaunya jangan hanya diurus urusan airnya, tapi punya tempat yang punya nilai tambah ekonomi," jelasnya.

Jabar, kata dia, juga memprioritaskan sektor pariwisata. Pemprov Jabar pun menerapkan tiga strategi, yakni perbaikan akses wisata, membuat 50 destinasi wisata baru, dan membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata, misalnya di Pangandaran dan Sukabumi.

Emil menyatakan pihaknya tengah mengebut pengembangan desa wisata, selain desa digital. Sebab potensinya tak bisa dipandang sebelah mata.

"Di sebuah desa di Kuningan, saking indahnya bukit orang (ramai datang) berselfie. Si kepala desanya ngecas (menarik retribusi) Rp 10.000 (kepada) setiap yang datang. Ternyata setahun pendapatan dari wisata berfoto saja Rp 1,5 miliar masuk ke kas desa," ungkapnya.

Baca juga: Setelah Akrab dengan Prabowo, Giliran PKS Mencair dan Dukung Program Kerja Ridwan Kamil

Emil mengatakan pada April 2020 mendatang di Jawa Barat akan ada Tourism Summit. Sebanyak 100 titik pariwisata akan dilelang kepada investor.

"Akan ada 100 destinasi baru, akan ada 100 peluang hotel restoran di Jabar," katanya.

Di Jabar sendiri jumlah kunjungan wisata pada 2019 mencapai 60 juta orang dari target 51 juta orang. Jumlah kunjungan didominaksi wisatawan domestik.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Regional
Kabar Baik, Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X