Kompas.com - 08/02/2020, 11:08 WIB
Sisa material tanah longsor nyaris menimbun rumah di Kampung Ciseureuh, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/2/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOSisa material tanah longsor nyaris menimbun rumah di Kampung Ciseureuh, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/2/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Tanah longsor di Kampung Ciseureuh, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat sudah kali ketiga.

Namun hingga kejadian terakhir, Kamis (6/2/2020) tidak mengakibatkan kerusakan bangunan.

Hanya saja, penghuni 9 rumah yang terletak hanya sekitar beberapa meter dari ujung material tanah longsor mengakui selalu dihantui rasa ketakutan terjadi longsor susulan.

Terlebih lagi saat ini hujan terus mengguyur wilayah kampung yang berbatasan dengan Sungai Cicatih itu.

Ketua RW 06 Kampung Ciseureuh, Majid  menjelaskan bencana tanah longsor ini merupakan kali ketiga.

Longsor pertama pernah terjadi 2009, longsor kedua tahun 2015, kemudian longsor ketiga  pada Februari 2020.

Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, 9 Rumah di Sukabumi Nyaris Tertimbun Longsor

Longsor timbun area persawahan

Pada dua kejadian sebelumnya juga tidak mengakibatkan kerusakan rumah.

"Alhamdulillah sudah tiga kali kejadian, tanah longsornya tidak sampai ke bangunan rumah warga," jelas Majid saat berbincang dengan Kompas.com di lokasi kejadian, Jumat (7/2/2020) sore.

"Hanya menimbun areal persawahan, beberapa kotak," ujarnya. 

Hanya saja, lanjut dia, setelah bencana longsor yang pertama dan kedua tersebut ada dua keluarga yang pindah.

Saat bencana itu longsoran tanah nyaris sampai rumah sekitar sepuluh meter.

Begitu juga dengan kejadian yang kedua, material longsoran sekitar empat meter ke bangunan rumah.

Baca juga: Tanah Bergerak di Purabaya Sukabumi Semakin Mengkhawatirkan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X