Tanah Bergerak di Purabaya Sukabumi Semakin Mengkhawatirkan

Kompas.com - 06/02/2020, 21:52 WIB
Anak-anak bermain di rumah yang kondisinya mengkhawatirkan di lokasi tanah bergerak Kampung Batugede, Desa Cimerang, Purabaya, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOAnak-anak bermain di rumah yang kondisinya mengkhawatirkan di lokasi tanah bergerak Kampung Batugede, Desa Cimerang, Purabaya, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Dua pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) akhirnya meninjau lokasi pergerakan tanah di Kampung Batugede, Desa Cimerang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020) sore.

Sebelumnya BPBD Kabupaten Sukabumi menerima laporan dari Pemerintah Desa Cimerang tertanggal 12 Januari 2020 mengenai pergerakan tanah yang mengakibatkan rusaknya sebanyak 49 unit rumah dan masjid.

Di antaranya 12 unit rumah dalam kondisi mengkhawatirkan.

Baca juga: Kronologi Fenomena Tanah Bergerak di Cianjur: Pematang Sawah Bergeser, Penduduk Diungsikan

Menerima laporan tersebut, BPBD Kabupaten Sukabumi langsung berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) - Badan Geologi untuk mengkaji daerah yang diindikasikan terjadinya pergerakan tanah.

''Kami sudah berkoordinasi dengan PVMBG dua pekan lalu. Kita harus menunggu lebih teknisnya lagi permasalahan terjadinya pergerakan tanah di sini. Apakah akibat kondisi kontur tanah di sini atau memang ada unsur lain,'' kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi Arianja Hasbulwafi kepada Kompas.com di Kampung Batugede, Kamis.

Baca juga: Bencana Tanah Bergerak Landa Purabaya Sukabumi, Bangunan Retak-retak, Fondasi Geser, hingga Rumah Panggung Miring

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Regional
Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Regional
Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Regional
Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Regional
Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X