Berbekal Kunci Dongkrak, Lutfi Curi 8 Ban Mobil dalam Satu Jam, Dijual Rp 2,5 Juta

Kompas.com - 03/02/2020, 15:35 WIB
Kapolres Batang Jawa Tengah AKBP Abdul Waras saat menginterogasi tersangka spesialis pencurian ban di Mapolres Batang. Kompas.com/Ari HimawanKapolres Batang Jawa Tengah AKBP Abdul Waras saat menginterogasi tersangka spesialis pencurian ban di Mapolres Batang.

BATANG, KOMPAS.com - Kepolisan Resort Batang Jawa Tengah menangkap Moh Lutfi (31), warga Kabupaten Pekalongan yang merupakan spesialis pencuri ban mobil.

Dari pemeriksaan, pelaku mencuri ban mobil dengan berbekal kunci dongkrak dan kunci ban.

Diketahui pelaku mencuri ban ambulans dan mobil pribadi di dua tempat berbeda, yaitu di Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan sebelum TKP di Batang.

"Dari hasil olah TKP, tersangka menunggu sepi, aksinya sekitar pukul 01.00 WIB untuk melakukan pelepasan ban," kata Kapolres Batang AKBP Abdul Waras saat konferensi pers di Mapolres Batang, Senin( 3/2/2020).

Baca juga: Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pencuri Ban Ambulans di Jateng Ditembak

Pelaku mengaku mencuri ban seorang diri dengan motif kebutuhan ekonomi.

Pelaku ditembak di kaki karena mencoba kabur saat ditangkap di kediamannya, Senin.

Kendaraan yang dipakai tersangka dalam beraksi berupa mobil Mitsubisi L300.

"Dalam aksinya Lutfi menggunakan dongkrak dan kunci ban, hanya butuh waktu satu jam bisa melepas ban dua mobil atau delapan ban," kata Abdul.

Baca juga: Diduga Tak Berhasil Bobol Brankas, Maling Minimarket di Pamulang Pilih Curi Rokok

Tersangka Lutfi merupakan sopir travel.

"Saya melakukan aksi sendiri, karena sudah terbiasa sebagai sopir travel. Roda ban kita jual satu set Rp 2,5 juta ke toko-toko pelek," ucap Lutfi.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Regional
Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X