Gus Sholah Meninggal Dunia, Lantunan Ayat Suci Terus Berkumandang di Tebuireng

Kompas.com - 03/02/2020, 05:18 WIB
Suasana saat santri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, melantunkan al quran di Masjid Jami Pesantren Tebuireng, Senin (3/2/2020) dinihari. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSuasana saat santri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, melantunkan al quran di Masjid Jami Pesantren Tebuireng, Senin (3/2/2020) dinihari.

JOMBANG, KOMPAS.com - Kepergian KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah meninggalkan duka mendalam bagi pengurus dan santri Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur. 

Pada Minggu (2/2/2020) malam, para santri tak henti-hentinya membaca Al-Quran secara bergantian untuk pria yang dikenal sebagai Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang itu.

Kegiatan membaca Al-Quran dipusatkan di kompleks makam keluarga pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Baca juga: Gus Sholah Akan Dimakamkan di Tebuireng

Lalu di Masjid Jami' Tebuireng, para santri membaca surat dalam Al-Quran yang menjadi bagian bacaan tahlil. Lantunan ayat suci Al-Quran terus berkumandang di Pesantren Tebuireng Senin dinihari.

Salah satu pengurus Pondok Pesantren Tebuireng Mustaqim mengatakan, para santri mulai terus membaca Al-Quran setelah mendapatkan kabar wafatnya Gus Sholah.

"Kami di sini terima kabar sekitar jam 21.00 WIB tadi. Setelah menerima kabar itu, kegiatan dimulai," ungkapnya di Pesantren Tebuireng Jombang.

Baca juga: Khofifah: Gus Sholah, Paket Lengkap Seorang Negarawan

Kepala Pondok Tebuireng Iskandar mengungkapkan, Gus Sholah akan dimakamkan di kompleks makam Pondok Pesantren Tebuireng.

Saat ini, pihak pesantren tengah melakukan persiapan setelah mendapatkan kepastian Gus Sholah akan dimakamkan di Tebuireng.

Baca juga: Gus Sholah Drop Sejak Jumat, Sempat Mengeluh Ritme Jantung Tak Beraturan

Pantauan Kompas.com, hingga Senin dinihari, sejumlah santri bergiliran membaca Al-Quran, baik yang ada di Masjid maupun komplek makam keluarga pengasuh Pesantren Tebuireng.

Di depan pintu gerbang pesantren, para pengurus memasang papan pengumuman terkait meninggalnya Gus Sholah.

Pada papan pengumuman, tertera tulisan KH Salahuddin Wahid tutup usia pada Minggu, 2 Februari 2020, tepat pukul 20.59 WIB.

Berikutnya, tercantum keterangan bahwa Gus Sholah akan dimakamkan di Tebuireng pada Senin (3/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Gus Sholah adalah pengasuh Pesantren Tebuireng sejak tahun 2006. Dia menjadi pengasuh ke-7 di pesantren yang didirikan oleh kakeknya, KH Hasyim Asy'ari.

Adik kandung Gus Dur ini wafat pada usia 77 tahun. Suami dari Hajjah Farida ini meninggalkan 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Putra dari mantan Menteri Agama RI KH Wachid Hasyim ini meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, karena sakit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senam Zumba Tanpa Jaga Jarak dan Masker, Sudah Digelar Sejak 2 Pekan Lalu, Polisi Mengaku Tak Tahu

Senam Zumba Tanpa Jaga Jarak dan Masker, Sudah Digelar Sejak 2 Pekan Lalu, Polisi Mengaku Tak Tahu

Regional
Beras Bansos Tercampur Biji Plastik di Cianjur Diperiksa di Puslabfor Polri

Beras Bansos Tercampur Biji Plastik di Cianjur Diperiksa di Puslabfor Polri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Gunung Semeru Terungkap, Ini Penjelasan TNBTS

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Gunung Semeru Terungkap, Ini Penjelasan TNBTS

Regional
RSUD Soekarno di Babel Tambah Alat Operasi Batu Ginjal Canggih dari Jerman

RSUD Soekarno di Babel Tambah Alat Operasi Batu Ginjal Canggih dari Jerman

Regional
Polisi Dalami Dugaan Sabotase dalam Kasus Beras Bansos Tercampur Biji Plastik

Polisi Dalami Dugaan Sabotase dalam Kasus Beras Bansos Tercampur Biji Plastik

Regional
Celana Dalam yang Dicuri Ada Cairan Spermanya, Pelaku Diduga Punya Kelainan Seksual

Celana Dalam yang Dicuri Ada Cairan Spermanya, Pelaku Diduga Punya Kelainan Seksual

Regional
Ini Besaran Awal Dana Kampanye Calon di Pilkada Karawang, Paslon Cellica-Aep Tertinggi

Ini Besaran Awal Dana Kampanye Calon di Pilkada Karawang, Paslon Cellica-Aep Tertinggi

Regional
Lawan Covid-19, Petani Sawit Patungan Sumbang 50.000 Masker ke Pemprov Riau

Lawan Covid-19, Petani Sawit Patungan Sumbang 50.000 Masker ke Pemprov Riau

Regional
Video Viral PNS Karaoke di Kantor Kelurahan, Pemkot Bandung Segera Beri Sanksi

Video Viral PNS Karaoke di Kantor Kelurahan, Pemkot Bandung Segera Beri Sanksi

Regional
80 Persen Kasus Terbaru Positif Covid-19 di Riau adalah Pasien Tanpa Gejala

80 Persen Kasus Terbaru Positif Covid-19 di Riau adalah Pasien Tanpa Gejala

Regional
Ketua Bawaslu Bukittinggi Positif Covid-19, Penyelenggara Pemilu yang Terpapar Corona Jadi 5 Orang

Ketua Bawaslu Bukittinggi Positif Covid-19, Penyelenggara Pemilu yang Terpapar Corona Jadi 5 Orang

Regional
Bupati Bireuen, Istri, dan Ajudan Positif Corona, Semua Pejabat Di-swab

Bupati Bireuen, Istri, dan Ajudan Positif Corona, Semua Pejabat Di-swab

Regional
67 Tenaga Medis RSUD Langsa Aceh Positif Covid-19, Termasuk Direktur

67 Tenaga Medis RSUD Langsa Aceh Positif Covid-19, Termasuk Direktur

Regional
6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

Regional
Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X