Khofifah: Gus Sholah, Paket Lengkap Seorang Negarawan

Kompas.com - 02/02/2020, 22:41 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid atau yang biasa disapa Gus Sholah, Minggu (2/2/2020). dok InstagramGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid atau yang biasa disapa Gus Sholah, Minggu (2/2/2020).

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid atau yang biasa disapa Gus Sholah, Minggu (2/2/2020).

"Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan segenap masyarakat, saya menyampaikan duka cita mendalam seiring lantunan doa semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, mengampuni seluruh khilaf, dan menerima semua amal ibadahnya," tulis Khofifah di akun Instagram miliknya @khofifah.ip.

"Semoga Allah memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar Gus Sholah," lanjutnya kemudian.

Baca juga: Gus Sholah Drop Sejak Jumat, Sempat Mengeluh Ritme Jantung Tak Beraturan

Khofifah menyebutkan Gus Sholah sebagai salah satu putra terbaik bangsa dan seorang negarawan.

"Boleh dibilang beliau adalah paket lengkap dari seorang negarawan, yakni guru, aktivis, ulama, cendekia, sekaligus tokoh Hak Asasi Manusia di Indonesia," tutur Khofifah.

Sebelumnya, Khofifah sempat mengunggah fotonya sedang sungkem kepada Gus Sholah. Pada foto itu, Khofifah menyertakan ajakan kepada masyarakat untuk berdoa bagi kesembuhan Gus Sholah.

Baca juga: Meninggal Dunia karena Sakit, Ini Profil dan Perjalanan Gus Sholah...

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma Pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma Pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

Regional
Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Regional
Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Regional
CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

Regional
Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Regional
Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Regional
Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Regional
Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Regional
Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Regional
22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

Regional
DLHK Karawang: Penyebab Sungai Citarum Menghitam dan Berbau Bukan karena Limbah

DLHK Karawang: Penyebab Sungai Citarum Menghitam dan Berbau Bukan karena Limbah

Regional
'Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik'

"Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik"

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2020

Regional
Malaysia 2 Kali Langgar Batas Wilayah di Nunukan, KSAL Kirim Nota Protes

Malaysia 2 Kali Langgar Batas Wilayah di Nunukan, KSAL Kirim Nota Protes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X