Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Kompas.com - 26/01/2020, 19:45 WIB
BPBD Sumedang evakuasi korban longsor di wilayah Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/1/2020) sore. DOK. BPBD Sumedang KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBPBD Sumedang evakuasi korban longsor di wilayah Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/1/2020) sore. DOK. BPBD Sumedang

SUMEDANG, KOMPAS.com - Dua warga Lingkungan Cilipung RT 03/15, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat tewas tertimbun longsor, Minggu (26/1/2020) sekitar 14.30 WIB.

Dua korban tewas yaitu Elan (65), dan Apong (50). Selain dua korban tewas, dua warga lainnya yaitu Dani (60), Uum (50), kritis dan langsung dilarikan menuju RSUD Sumedang.

"Keempat korban sedang berteduh dari hujan di sebuah saung sawah, saat kejadian," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi saat dihubungi KOMPAS.com.

Baca juga: 2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Yedi menuturkan, longsor terjadi akibat Sungai Cipicung yang meluap setelah hujan deras mengguyur Sumedang dan sekitarnya pada Minggu siang.

Saat kejadian, kata Yedi, keempat korban tengah berada di sawah. Ada yang sedang panen dan ada pula yang sedang beternak.

"Karena hujan deras keempat korban berteduh di saung sawah. Tiba-tiba air sungai meluap dan menyebabkan kawasan sawah tersebut mengalami longsor," tutur Yedi.

Baca juga: Pipa PDAM Hancur akibat Longsor, Warga Mamasa Krisis Air Bersih

Yedi memastikan, selain keempat korban tersebut, tidak ada korban lain yang masih tertimbun material longsor.

"Semua korban sudah dievakuasi. Tidak ada korban lain yang tertimbun di lokasi," kata Yedi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X