Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Kompas.com - 22/01/2020, 16:19 WIB
Proses pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Yalimo, Papua dok KPU PapuaProses pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Yalimo, Papua

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Papua dipastikan masih akan diwarnai dengan sistem pencoblosan dengan menggunakan noken.

Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach menyebut, setidaknya sistem noken akan digunakan di Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang.

"Ada dua kabupaten yang pakai noken, Yahukimo dan Pegunungan Bintang. Kabupaten Yalimo menyatakan diri sudah tidak menggunakan noken, tapi faktanya mereka noken juga," tutur Ronald, saat dihubungi, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Penggunaan sistem noken dalam penyelenggaraan Pemilu diakuinya rawan untuk disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu.

Karenanya, Ronald menegaskan Bawaslu sudah melakukan langkah-langkah antisipasi guna meminimalisir risiko terjadinya kecurangan.

"Kali ini kami sudah pelantikan Panwas Distrik sebelum KPU melantik PPD, sehingga proses pengawasan kami betul-betul maksimal di tingkat bawah," kata dia.

"Paling tidak kesiapan personel paling utama, kan banyak unsur, tentu (persiapan itu) belum cukup karena kami harus menyiapkan perangkat kami di tingkat kabupaten dan distrik itu dengan semangat pengawasan," sambung Ronald.

Setelah dilantik, pengawas di tingkat kabupaten hingga distrik/kecamatan, juga diberi penguatan kapasitas agar mereka dapat megoptimalkan langkah pencegahan.

Dengan hal tersebut, para pengawas di tingkat bawah diminta menjalankan fungsinya dengan baik sehingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Papua bisa berjalan dengan baik.

Baca juga: Sistem Noken, Jokowi-Maruf Menang dengan 44.408 Suara di Deiyai Papua

"Spirit dari pengawasan itu melakukan pencegahan bukan penindakan. Jadi, melengkapi  kapabilitas pengawas di tingkat bawah dengan kemampuan memetakan sebuah titik rawan, lalu melihat potensi-potensi pelanggaran, kemudian membekali mereka dengan peraturan perundang-undangan," tutur Ronald.

Sebelas kabupaten di Papua yang menyelenggarakan Pilkada serentak tahun ini adalah, Kabupaten Nabire, Kabupaten Asmat, Keerom, Waropen, Merauke, Membramo Raya, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Yahukimo, Supiori, dan Yalimo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X