26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

Kompas.com - 22/01/2020, 06:04 WIB
Jajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengekspose 26 pelaku curanmor, 6 orang diantaranya residivis, berikut 36 sepeda motor dan satu mobil dalam ungkap kasus di halaman Mapolres Cianjur, Selasa (21/01/2020) KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANJajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengekspose 26 pelaku curanmor, 6 orang diantaranya residivis, berikut 36 sepeda motor dan satu mobil dalam ungkap kasus di halaman Mapolres Cianjur, Selasa (21/01/2020)

CIANJUR, KOMPAS.com – Dalam tiga pekan terakhir, jajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, berhasil mengamankan 26 pelaku pencurian kendaraan bermotor ( curanmor).

Dari puluhan pelaku tersebut, enam orang diantaranya sering keluar masuk penjara alias residivis untuk kasus yang sama.

"Residivis ada 6 orang. mereka tidak ada kapok-kapoknya," kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (21/01/2020).

Bahkan, satu dari residivis tersebut, yakni UN alias Codet (46) terpaksa ditembak betis kanannya oleh petugas.


Baca juga: Pencuri Motor Ditemukan Tewas Terborgol di Sungai Mahakam, Sebab Kematiannya Masih Misteri

Komplotan pencuri motor lintas daerah

"Pelaku kita berikan tindakan tegas dan terukur, karena melakukan perlawanan, dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap,” kata Juang.

Kaitan 26 orang pelaku yang ditangkap, disebutkan Juang, merupakan komplotan jaringan Cianjur, Sukabumi, Bogor, dan Lampung. 

Sepeda motor hasil kejahatan dijual ke sejumlah tempat di luar Cianjur.

"Karena itu, kita bentuk tim khusus untuk mengejar barang bukti kendaraan ke sejumlah tempat di luar kota,” ucapnya.

Baca juga: Kronologi Pencuri Motor Tawar-menawar di Facebook dengan Pemiliknya

Ancaman penjara 15 tahun

Dari para pelaku, petugas berhasil mengamankan sebuah mobil, 36 sepeda motor berbagai tipe dan merek, berikut 12 anak kunci astak, 11 kunci leter T dan L, dua buah samurai, sebilah golok, dan sebatang besi, serta barang bukti lainnya.

“Para pelaku ini mengincar kendaraan yang terparkir di pelataran pertokoan, halaman rumah, dan di pinggir jalan, saat pemiliknya lengah. Modusnya dengan cara merusak kontak kunci dengan astak," ujarnya.

Para pelaku dijerat pasal 365, pasal 55, pasal 56, pasal 480 dan pasal 481 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi di 19 Lokasi di Jombang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X