Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 28 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 20/01/2020, 19:39 WIB
Jajaran Direktorat Narkoba Polda Kalsel, berhasil menangkap seorang bandar narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 28 kilogram sabu dan 9.143 butir ekstasi, Senin (20/1/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARJajaran Direktorat Narkoba Polda Kalsel, berhasil menangkap seorang bandar narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 28 kilogram sabu dan 9.143 butir ekstasi, Senin (20/1/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan ( Kalsel) berhasil menggagalkan peredaran 28 kilogram sabu dan 9000 butir ekstasi.

Seluruh barang haram tersebut diamankan dari seorang bandar berinisial SA (28) yang ditangkap di Jalan Pembangunan, Banjarmasin Tengah pada, Sabtu (18/1/2020) lalu.

Saat ditangkap di Jalan Pembangunan, polisi berhasil menemukan barang bukti 1 kilogram sabu.

Tak berhenti sampai di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan dan menuju salah satu rumah di Jalan Rawa Sari, Banjarmasin Tengah.

Baca juga: Polisi Tangkap Wanita Diduga Pemilik 147 Paket Sabu di Timika

Hasilnya, polisi kembali menemukan barang bukti sabu dalam jumlah besar seberat 27 kilogram lebih. Selain sabu, polisi juga menemukan 9.143 butir ekstasi.

Kepala Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Wisnu Widarto mengatakan, pengungkapan ini merupakan yang terbesar sejak Polda Kalsel berdiri.

"Ini merupakan tangkapan terbesar dalam sejarah, belum pernah ada barang bukti sebanyak ini sejak Polda Kalsel ada," ujar Wisnu dalam gelar pengungkapan kasus di halaman Mapolda Kalsel, Senin (20/1/2020).

Dari hasil penyidikan, SA diketahui adalah salah satu bandar jaringan Malaysia, Sumatera, Jawa Timur dan Kalimantan.

SA juga diketahui sudah lama terendus oleh kepolisian namun kerap gagal ditangkap karena sering berpindah-pindah tempat.

Menurut Wisnu, SA beraksi mengedarkan sabu dan ekstasi di Kalimantan sejak tahun 2018.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X