Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Indekos, Polisi Ungkap Penyebabnya

Kompas.com - 20/01/2020, 17:11 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

AMBON, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa Universitas Said Perintah Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, yang diketahui bernama Sahbudin Tehuayo (22), ditemukan tewas di dalam kamar kosnya dalam kondisi menggenaskan.

Korban ditemukan dalam posisi telungkup pada Minggu (19/1/2020) pukul 18.30 oleh salah satu tetangga kamar korban, setelah tetangganya yang curiga korban tidak juga keluar dari kamarnya mencoba mengintip keberadaan korban dari balik ventilasi jendela.

Baca juga: Mobil Rombongan Pelayat Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

“Korban ini sudah dua hari tidak keluar kamarnya, lalu tetangganya coba mengetuk pintu dan memanggil tapi tidak ada balasan. Mungkin karena curiga tetangganya itu mencoba mengintip lewat ventilasi,” kata Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah, AKP Syahirul Awab, kepada Kompas.com, Senin (20/1/2020).

Syahirul menuturkan, saat ditemukan, dari mulut dan telinga korban ada darah yang keluar.

Jasad korban juga mulai tampak membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Kuat dugaan korban telah meninggal dunia sejak dua hari sebelum ditemukan.

“Saat ditemukan, korban hanya menggunakan celana dalam, jasadnya juga sudah mulai membengkak, kemungkinan sudah dua hari meninggal dunia,” ujar dia.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke ketua RT setempat selanjutnya dilaporkan ke polisi.

Baca juga: Hilang di Pulau Hantu, Nelayan Asal Bintan Ditemukan Tewas

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan kemudian membawa jasad korban untuk di visum.

Hasilnya, korban diduga tewas karena komplikasi penyakit asma dan maag.

“Korban menderita penyakit asma dan maag, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X