Kakek Perkosa Anak di Bawah Umur, Nekat Minum Racun Tikus Saat Didatangi Polisi

Kompas.com - 19/01/2020, 14:15 WIB
Pelaku pencabulan di Sarolangun mendapatkan perawatan medis usai minum racun tikus. (Sumber:Tribunjambi/Wahyu) Pelaku pencabulan di Sarolangun mendapatkan perawatan medis usai minum racun tikus. (Sumber:Tribunjambi/Wahyu)

KOMPAS.com- Seorang kakek di Jambi berinisial TV (60) yang merupakan pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur nekat meminum racun tikus.

Cairan racun tersebut ia minum saat polisi menggerebek tempat persembunyiannya di Kecamatan Mandiangin, Sarolangun, Jambi, Jumat (17/1/2020).

Akibatnya, TV harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Polisi Bekuk Pria yang Cabuli 9 Bocah Laki-laki di Kepahiang Bengkulu


Sembunyi lima bulan

Ilustrasi tersangka ditahan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi tersangka ditahan.

Kasat Reskrim Iptu Bagus Faria mengatakan, TV menjadi buronan polisi setelah melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, TN (9) pada September 2019 lalu.

TV melarikan diri dan bersembunyi selama kurang lebih lima bulan.

Jumat (17/1/2020), polisi mendeteksi, TV tengah berada di rumah anaknya di Kecamatan Mandiangin.

Saat didatangi oleh polisi, kakek berusia 60 tahun itu memang tengah berada di sana.

Baca juga: Guru Biologi yang Perkosa Siswa di Kelas Disebut Suka Pacaran dengan Murid SD

Racun dibilang obat

Ilustrasi racun.Shutterstock Ilustrasi racun.

Melihat kedatangan polisi, TV tampak panik. Sebelum dibekuk, ia sempat berusaha kabur.

TV kemudian mengambil sebuah botol berwarna kuning dan meminum cairan di dalamnya.

Saat ditanya oleh polisi, TV mengatakan cairan yang diminumnya adalah obat anak-anak.

Namun tak berselang lama, tubuh TV menjadi lemas. Polisi curiga cairan yang diminumnya adalah racun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Regional
Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Regional
Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X