Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Kompas.com - 17/01/2020, 22:30 WIB
Kebakaran. ThinkstockKebakaran.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pelaku pembakar hutan dan lahan ( Karhutla) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.

Pelaku adalah seorang kakek berinisial Z (50), warga Jalan Rambah Sari, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaluddin Syam mengatakan, pelaku ditangkap saat berada di lokasi lahan terbakar. 

Alasan pelaku membakar lahan untuk mengusir monyet di kebunnya.

"Pelaku membersihkan lahan dengan cara sengaja dibakar. Kemudian api meluas. Alasan pelaku membakar lahan katanya untuk mengusir monyet," kata Awaluddin saatdihubungi Kompas.com via seluler, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: TNI AU Kembangkan Water Container Bombing untuk Pemadaman Karhutla

Dijelaskan mantan Kasat Reskrim Dumai itu, pelaku awalnya membersihkan semak dan rumput di kebun lalu membakarnya pada, Kamis (16/1/2020).

Menurut pengakuan pelaku, pada saat ingin membakar tidak ada angin. Tapi setelah semak dan rumput kering dibakar, tiba-tiba angin kencang datang sehingga api membesar dan meluas.

Pelaku sempat mencoba mematikan api, namun akhirnya tidak sanggup karena api sudah membesar.

"Pelaku sudah tidak mampu memadamkan api sehingga hanya bisa memantau. Setelah itu datang Bhabinkamtibmas Polsek Rumbai bersama TNI dan petugas pemadam lainnya untuk memadamkan api.  Setelah itu pelaku diamankan," kata Awaluddin.

Baca juga: Sepanjang Januari 2020, 9 Orang Pelaku Karhutla di Riau Ditangkap

Dia menambahkan, luas lahan yang terbakar sekitar satu hektar. Di lahan tersebut ditanami tanaman lunak, seperti cabe, pisan dan sebagainya.

Namun, di lokasi tersebut terdapat lahan semak belukar seluas lebih kurang delapan hektar milik keluarga pelaku.

Karena dikhawatirkan meluas, petugas gabungan berjibaku memadamkan api.

"Kita cek tadi pagi kebakaran masih di lahan pelaku, dan di situ ada lahan seluas lebih kurang delapan hektar milik keluarganya. Kalau tidak cepat kita padamkan, api akan makin meluas," kata Awaluddin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X