Aturan Jam Kerja Wanita di Aceh Maksimal Pukul 21.00 WIB Berlaku Pekan Depan, Pelanggar Akan Dirazia

Kompas.com - 17/01/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi bekerja hingga malam djedzuraIlustrasi bekerja hingga malam

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Kota Lhokseumawe, pekan depan akan mulai merazia kafe, restoran, dan hotel tentang pemberlakukan jam kerja wanita hingga pukul 21.00 WIB.

Razia tersebut akan dilakukan tim terpadu terdiri dari TNI/Polri, satuan polisi pamong praja dan wilayatul hisbah serta tim dinas syariat Islam.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Kota Lhokseumawe, Tgk Anwar, Kamis (16/1/2020).

"Seluruh surat Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, tentang pemberlakuan jam kerja wanita maksimal 21.00 WIB sudah sampai di tangan pengusaha. Secara umum, saya melihat pengusaha menerima dan segera menyesuaikan jadwal kerja,” kata Anwar.

Baca juga: Aturan Wanita Dilarang Kerja di Atas Pukul 21.00 Mulai Berlaku di Lhokseumawe

Dia menegaskan, pengaturan jadwal kerja untuk pekerja wanita sebenarnya mudah dilakukan. Misalnya, wanita masuk dari pagi hingga sore dan malam hari hanya untuk pekerja pria.

“Jadi jangan dibuat ribet, mudah saja mengaturnya itu. Apalagi, perlu diingat, aturan ini itu Qanun Provinsi Aceh yang sudah disahkan sejak 2014. Hanya saja, Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, menerapkan aturan itu untuk kepentingan melindungi kaum hawa,” kata Anwar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap, seluruh pengusaha restoran, kafe dan hotel bisa mematuhi aturan tersebut.

“Jika pekan depan masih kita temukan pekerja wanita hingga pukul 21.00 WIB, kita masih persuasif. Kita ingatkan pemiliknya. Pada akhirnya kita tindak tegas, sampai penutupan usaha. Kami harap ini diindahkan,” pungkas Anwar.

Baca juga: Ini Fakta Baru Kasus Pencabulan Santri di Aceh, Korban Bertambah hingga Pimpinan dan Guru Pesantren Dijerat dengan Qanun

Sebelumnya Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengeluarkan surat tertanggal 6 Januari 2020 untuk seluruh pengusaha kafe, restoran dan hotel di kota itu.

Isinya mengingatkan agar jam kerja wanita maksimal pukul 21.00 WIB.

Hal itu merujuk Qanun (Peraturan Daerah) Provinsi Aceh Nomor 8/2014 tentang Pokok-pokok Syariat Islam dan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 01/INSTR/2014 tentang Penertiban Kafe dan Layanan Internet di Aceh.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.