Satu Bulan Diintai Polisi, 9 Bandar Narkoba Dibekuk, 2 di Antaranya Residivis

Kompas.com - 15/01/2020, 09:00 WIB
Jajaran Polres Cianjur merilis penangkapan sembilan bandar narkoba dalam sepekan terakhir di Mapolres Cianjur, Selasa (14/01/2020). Dari sembilan tersangka diamankan 1 kilogram ganja dan 15 gram sabu. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANJajaran Polres Cianjur merilis penangkapan sembilan bandar narkoba dalam sepekan terakhir di Mapolres Cianjur, Selasa (14/01/2020). Dari sembilan tersangka diamankan 1 kilogram ganja dan 15 gram sabu.

CIANJUR, KOMPAS.com – Jajaran Sat Serse Narkoba Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap sembilan bandar narkoba.

Para tersangka, yakni WN, D, RAP, ES, AR, IF, MRA, TIM, dan CS merupakan bandar ganja dan sabu.

Dua di antaranya sering keluar masuk penjara alias residivis.

Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana mengatakan, polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 1 kilogram dari tersangka WN, D, RAP, dan ES.

Sedangkan narkoba jenis sabu disita dari tersangka AR, IF, MRA, TIM, dan CS seberat 15 gram.

Baca juga: Sepekan Terakhir, BPBD Catat 9 Kali Bencana di Cianjur

“Penangkapan para pengedar dan bandar narkoba ini merupakan hasil giat dan pengungkapan kasus dalam sebulan terakhir,” kata Jaka kepada wartawan dalam konferensi pers di halaman Polres Cianjur, Selasa (14/1/2020) petang.

Disebutkan, para tersangka merupakan pengedar sekaligus pemodal yang memesan barang tersebut dari wilayah Bogor, Sukabumi, Bandung, dan Jakarta.

“Dua di antaranya residivis untuk kasus yang sama, yakni AR dan TIM. Mereka baru bebas dari penjara dua bulan dan 21 hari,” ujar dia.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Baca juga: BPBD: 10 Titik Rawan Bencana di Cianjur Selatan Berpotensi Tsunami hingga Pergerakan Tanah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X