Masa Transisi Pasca Gempa Lombok Diperpanjang hingga Maret 2020, Ini Alasannya

Kompas.com - 10/01/2020, 21:31 WIB
warga Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur saat diberikan bantuan oleh PFI dan GFJA Kasim Fotograferwarga Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur saat diberikan bantuan oleh PFI dan GFJA

MATARAM, KOMPAS.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahsanul Khalik menyampaikan, masa transisi pemulihan pasca gempa Lombok diperpanjang hingga Maret 2020 mendatang.

“Ya masa transisi diperpanjang hingga Maret 2020 nanti” ujar Ahsanul saat dikonformasi melalui pesan singkat, Kamis (9/1/2020)

Menurut Ahsanul, hingga saat ini, total rumah yang telah dibangun yakni 42,034 rumah untuk kategori rumah rusak berat dan 20.942 untuk kategori rusak sedang.

Baca juga: Kemenkes Kucurkan Rp 45 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit Penunjang Sirkuit MotoGP

Kemudian, 75.696 rumah untuk kategori rusak ringan.

Total keseluruhan mencapai 138.672 unit rumah yang telah dibangun.

Pada Januari 2020, sebanyak 50.387 unit sedang dikerjakan, dengan rincian 27.933 unit kategori rumah rusak berat,  sebanyak 5.345 unit kategori sedang, dan 17.109 unit kategori rusak ringan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika dikalkulasikan dari jumlah keseluruhan rumah rusak yang telah mendapatkan SK mencapai 226,290 unit. 

Terdapat sebanyak 37.231 rumah yang belum selesai dibangun.

Baca juga: Kebakaran di NTB Tewaskan Ibu dan 2 Anak, Begini Kronologinya

Ahsanul Khalik menyebutkan, NTB memang butuh perpanjangan masa transisi pemulihan gempa, karena masih banyak proses pembangunan rumah yang belum selesai.

"Dan secara umum kita NTB memang masih membutuhkan perpanjangan ini, karena secara jelas masih ada rumah yang sedang proses pembangunan," kata Ahsanul pada November 2019 lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X