Sambut Imlek, 4.000 Kue Keranjang Akan Dibagikan dalam Kirab Budaya Grebeg Sudiro

Kompas.com - 09/01/2020, 15:39 WIB
Pertunjukan barongsai sebagai budaya etnis Tionghoa yang ditampilkan dalam Grebeg Sudiro di Solo, Minggu (3/2/2019). KOMPAS.com/LUTHFIA AYU AZANELLAPertunjukan barongsai sebagai budaya etnis Tionghoa yang ditampilkan dalam Grebeg Sudiro di Solo, Minggu (3/2/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Ribuan kue keranjang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam acara kirab budaya Grebeg Sudiro menyambut Tahun Baru Imlek 2571/2020 di Solo, Jawa Tengah.

Acara tahunan sebagai wujud akulturasi antara kebudayaan Jawa dan Tionghoa ini dipusatkan di kawasan Pecinan sekitar Pasar Gede Solo, Jateng, Minggu (19/1/2020) sekitar 13.00 WIB.

Ketua pelaksana kirab budaya Grebeg Sudiro Arga Dwi Setiawan mengatakan, acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh warga Kelurahan Sudiroprajan dan Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede sejak 2008.

Baca juga: Liburan Imlek di Taman Safari Bogor, Ada Banyak Acara Seru

Sebab, Kelurahan Sudiroprajan ini dikenal sebagai permukiman etnis Tionghoa di Solo sejak ratusan tahun yang lalu.

"Panitia menyediakan kurang lebih ada 4.000 kue keranjang. Nanti akan dibagikan kepada pengunjung secara gratis pada saat kirab" kata Arga dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020).

Kirab budaya Grebeg Sudiro mengambil tema "Bersinergi Merawat Kebhinekaan" diikuti sekitar 60 kelompok kesenian dari Solo dan sekitarnya.

Dalam kirab ini kue keranjang diarak keliling wilayah Kelurahan Sudiroprajan sepanjang 3 kilometer.

Baca juga: Jelang Imlek, 5.000 Lampion Hiasi Kawasan Pecinan Solo

Kirab mengawali perayaan Tahun Baru Imlek 2571 ini menampilkan gunungan berisi hasil bumi dan kue keranjang.

Dua gunungan di antaranya berbentuk miniatur keris dan Balai Kota Solo.

Kemudian masing-masing warga di RW yang ada di Kelurahan Sudiroprajan juga membawa jodang berisi makanan khas Sudiroprajan.

Kirab dimulai dari depan Pasar Gede - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Mayor Kusmanto - pertigaan Loji Wetan - Jalan Kapten Mulyadi - perempatan Ketandan - Jalan RE Martadinata - Jalan Cut Nyak Dien - Jalan Juanda-perempatan Warung Pelem - Jalan Urip Sumoharjo - Pasar Gede.

"Makanan khas Sudiroprajan dan kue keranjang ini kita bagikan pada saat kirab," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X