Penampakan 2 Jamur Raksasa Tumbuh di Kebun Bambu Warga

Kompas.com - 09/01/2020, 10:05 WIB
Jamur berukuran 1 meter dengan tinggi 70 centimeter, ditemukan warga di area kebun bambu milik warga desa Pacalan Kabupaten Magetan. KOMPAS.COM/SUKOCOJamur berukuran 1 meter dengan tinggi 70 centimeter, ditemukan warga di area kebun bambu milik warga desa Pacalan Kabupaten Magetan.

MAGETAN, KOMPAS.com - Sebuah jamur raksasa ditemukan warga Desa Pacalan Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tumbuh di kebun bambu milik warga.

Jamur dengan diameter lebih dari 1 meter dan tinggi sekitar 70 sentimeter tersebut pada awalnya ditemukan oleh warga yang hendak mencari rumput.

Tak hanya satu, warga menemukan 2 jamur raksasa dengan jenis dan ukuran yang sama di lokasi tersebut.

Baca juga: Kisah Budidaya Jamur Kuping, Diserang Penyakit hingga Diolah Jadi Cendol

“Sudah 3 hari jamur ini jadi tontonan warga karena ukurannya memang besar. Enggak kayak jamur biasanya,” ujar Sudir, salah satu warga Pacalan yang melihat jamur, Kamis (9/1/2020).

Sudir menambahkan, jamur raksasa tersebut memang biasa tumbuh di atas bekas pohon bambu yang di tebang warga, namun karena ukurannya yang sangat besar sehingga ramai jadi perbincangan warga.

Meski tidak tahu jenis jamur apa yang sampai tumbuh besar tersebut, warga tak berani untuk mengonsumsi.

Baca juga: Kisah Tobias dan 9 Anaknya, Tinggal di Gubuk Reyot, Jual Jamur untuk Bertahan Hidup

 

"Biasanya kalau musim hujan begini, jamur seperti ini tumbuh dibekas batang bambu. Warga tidak ada yang berani mengonsumsi, takut beracun,” imbuh dia.

Untuk menjaga jamur berwarna putih keabu-abuan tersebut tidak dirusak oleh warga, perangkat desa setempat membuat pagar seadanya dari tali rafia yang membatasi agar pengunjung tidak menyentuh jamur tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X