Eks Kabiro Pembangunan Sulsel Jadi Tersangka Pencemaran Nama Gubernur Nurdin Abdullah

Kompas.com - 07/01/2020, 16:24 WIB
Eks Kabiro Pembangunan Sulsel Jumras saat meminta maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Polrestabes Makassar, Kamis (21/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANEks Kabiro Pembangunan Sulsel Jumras saat meminta maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Polrestabes Makassar, Kamis (21/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polrestabes Makassar menetapkan eks Kepala Biro Pembangunan Sulawesi Selatan, Jumras, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Jumras ditetapkan tersangka karena menuding Nurdin Abdullah menerima uang Rp 10 miliar dari pengusaha untuk biaya pemenangan Pilgub 2018.

Keterangan itu dilontarkan Jumras saat menjadi saksi dalam sidang hak angket Gubernur Sulawesi Selatan yang digelar di DPRD Sulawesi Selatan pada Juni 2019. 

"Kemarin sudah digelarkan dan sudah ditetapkan tersangka. Kita rencana pemanggilan dalam minggu ini, mungkin 3 hari," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko di Polrestabes Makassar, Selasa (7/1/2020). 

Baca juga: Hasil Hak Angket DPRD Sulsel: KPK dan Kejaksaan Diminta Tindak Lanjuti Pidana di Pemerintahan Nurdin Abdullah

Indratmoko mengatakan, berdasarkan pemeriksaan penyidik, keterangan yang diberikan Jumras tidak berdasar.

Selain karena tidak ada saksi lain yang membenarkan Nurdin menerima uang dari pengusaha, Jumras juga tak mampu membuktikan kebenaran ucapannya.

"Kalau (pernyataan Jumras) benar pasti tidak diproses," imbuh Jumras. 

Baca juga: Gubernur Nurdin Abdullah Tepis Dugaan KKN di Pemprov Sulsel, Ini Penjelasannya

Dalam kasus ini, polisi menjerat dengan pasal 242, 310, dan 311 KUHP.

Indratmoko juga menyebut kasus ini bisa dihentikan bila Nurdin Abdullah mencabut laporannya.

"Ini kan delik aduan. Delik aduan itu ketika ada yang merasa dirugikan dia mengadu itu baru terjadi delik. Kalau sudah tidak dirugikan, tidak dipermasalahkan lagi bikin pernyataan (maka kasusnya) tidak bisa dilanjutkan lagi," sebut Indratmoko. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Regional
Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Regional
Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Regional
Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Regional
Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Regional
Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus 'Kacung WHO', Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus "Kacung WHO", Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Regional
Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Regional
Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Regional
Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Regional
Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Regional
Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Regional
Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Regional
Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X