Longsor, Jalur Utama ke Kawasan Wisata Dieng Harus Dilalui Bergantian

Kompas.com - 03/01/2020, 20:56 WIB
Relawan dari berbagai unsur membersihkan material longsor yang menutup jalan di Desa/Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.COM/DOK RAPI BANJARNEGARARelawan dari berbagai unsur membersihkan material longsor yang menutup jalan di Desa/Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (3/1/2020).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Longsor kembali terjadi di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (3/1/2020) sore.

Akibat longsor tebing setinggi 15 meter itu, akses jalan menuju kawasan wisata Dieng dari arah Banjarnegara sempat tertutup total. Kemacetan arus lalu lintas juga tidak terhindarkan.

Camat Wanayasa Yogo Pramono mengatakan, akses jalan tersebut malam ini sudah dapat dilalui kendaraan kecil secara bergantian.

Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tiga Titik Wilayah Jembatan Serong

Tebing yang berada di tanjakan Sikelir itu longsor setelah diguyur hujan lebat sejak 15.00 WIB.

"Tadi sekitar pukul 18.00 WIB akses jalan sudah bisa dibuka, kendaraan bisa melintas, tapi secara bergantian," kata Yogo saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat malam.

Yogo mengatakan, penanganan lanjutan rencananya akan dilanjutkan Sabtu (4/1/2020) pagi. Di lokasi masih terdapat rumpun pohon bambu berukuran besar yang sulit dipindahkan.

Baca juga: Longsor di Bogor, Terdengar Suara Gemuruh, Dentuman Bebatuan Besar Menggelinding Bersama Lumpur

Yogo mengatakan, sebelumnya akses jalan menuju kawasan wisata Dieng sempat dialihkan melalui jalur Pejawaran.

Yogo mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu waspada karena curah hujan masih tinggi. Di wilayah Kecamatan Wanayasa terdapat beberapa titik rawan longsor.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

Regional
Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X