Soal ODGJ yang Bertahan Setelah Digigit Kobra, Dokter: Hanya Obesitas, Tak Ada Bisa Ular

Kompas.com - 31/12/2019, 12:00 WIB
Saepudin (48 tahun), korban gigitan ular kobra mengalami luka parah di kakinya. KOMPAS.com/RENI SUSANTISaepudin (48 tahun), korban gigitan ular kobra mengalami luka parah di kakinya.

BANDUNG, KOMPAS.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, dr Achmad Oktorudy Djayusman mengatakan, tidak ditemukan bisa ular kobra di tubuh Saepudin.

Saepuidn merupakan orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) yang mengaku digigit ular kobra di Bandung Barat.

Pria yang akrab disapa Okto ini menjelaskan, pasien masuk ke RSUD Cililin dua hari lalu.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bisa ular. Namun, pasien mengalami obesitas dan selulitis.

Selulitis merupakan infeksi bakteri pada kulit dan jaringan di bawah kulit.

Hal ini terjadi ketika bakteri masuk dari luka yang terbuka kemudian menyebar. Infeksi inilah yang membuat kaki Saepudin membengkak dan menimbulkan rasa nyeri dan kemerahan.

“Penyebabnya karena pasien kurang perawatan. Mungkin karena pasien tinggal sendiri dan aktivitasnya suka mancing. Karena ada luka ditambah kurang perawatan jadinya seperti itu,” ucap Okto, saat dihubungi, Selasa (31/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kisah Saepudin, ODGJ yang Tergigit Ular Kobra: Bertahan di Rumah karena Tak Ada Biaya

Okto mengatakan, dari penuturan Saepudin, dia tergigit ular tahun 2017, bukan tiga pekan lalu seperti yang diberitakan

Ia masuk ke UGD kemudian ditangani dokter bedah serta dokter kulit dan kelamin. 

Okto menjelaskan, sebenarnya, pasien bisa langsung pulang.

Namun, dokter memutuskan pasien dirawat inap agar keluarga ataupun pasien mengetahui cara perawatan luka yang benar.

Selama di rumah sakit, pasien kooperatif. Jadi Okto meragukan pasien masih menderita ODGJ.

“Pasien memiliki riwayat ODGJ dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa tapi itu sudah lama,” katanya.

Berita sebelumnya, Saepudin mengaku digigit dan disembur bisa ular di irigasi saat tengah mencari ikan. Kejadian berlangsung sekitar tiga pekan lalu.

Kondisi kaki warga Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat ini membengkak dengan luka basah di kakinya yang menyebar hingga ke perut. Akibatnya, Saepudin kesulitan beraktivitas.

Baca juga: ODGJ yang Dipatok Ular Kobra, Korban PHK yang Gagal Jadi PNS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.