Puting Beliung Terjang Kabupaten TTU, 55 Rumah Rusak

Kompas.com - 28/12/2019, 15:01 WIB
Rumah warga Desa Batnes, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT yang rusak diterjang puting beliung Dokumen Retno SilaRumah warga Desa Batnes, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT yang rusak diterjang puting beliung

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Sebanyak 55 unit rumah di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, rusak akibat diterjang puting beliung.

"Kejadiannya kemarin sore, saat hujan di dua kecamatan yakni Musi dan Bikomi Nilulat," ungkap Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, kepada Kompas.com, Sabtu (28/12/2019).

Raymundus merinci, untuk Kecamatan Musi rumah warga yang rusak sebanyak 47 unit. Sedangkan di Kecamatan Bikomi Nilulat, terdapat delapan unit rumah warga yang rusak.

"Di Kecamatan Musi, rumah warga yang rusak di dua desa yaitu di Batnes 37 unit rumah dan Oetulu 10 unit rumah,"kata Raymundus.

Baca juga: Diterjang Puting Beliung, 3 Rumah Warga di Gedebage Rusak

Kemudian lanjut Raymundus, untuk Kecamatan Bikomi Nilulat di Desa Haumeni Ana terdapat satu unit rumah rusak dan Desa Nainaban dan Inbate tujuh unit rumah yang mengalami kerusakan parah.

Terhadap kejadian itu kata Raymundus, pihaknya langsung bergerak cepat untuk menanganinya.

Raymundus, bahkan turun langsung ke lokasi kejadian untuk membantu warganya.

"Penanganan darurat itu, kami tadi malam di lokasi dan bawa serta logistik makan dan minum, kain panas, terpal dan hari ini kita tuntaskan pendataan dan sore kita akan putuskan untuk bantu bahan bangunan berupa seng," ujar Raymundus.

Baca juga: Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Tiga Desa Wilayah Trenggalek

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X