Kasus Ayu Selisa Ditemukan di Septic Tank, Ayah Edi: Pihak Keluarga Sudah Berdamai

Kompas.com - 28/12/2019, 08:37 WIB
Proses evakuasi kerangka dalam septic tank di Bantul. Kerangka tersebut adalah Ayu Selisa, yang menghilang sejak 2009. Tabir kematiannya terungkap setelah suaminya, Edi Susanto, bunuh diri pada 11 November 2019 lalu. KOMPAS.com/MARKUS YUWONOProses evakuasi kerangka dalam septic tank di Bantul. Kerangka tersebut adalah Ayu Selisa, yang menghilang sejak 2009. Tabir kematiannya terungkap setelah suaminya, Edi Susanto, bunuh diri pada 11 November 2019 lalu.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Waluyo, ayah Edi Susanto, mengatakan jika pihak keluarganya dan pihak keluarga Ayu Selisa (Seli) sudah berdamai terkait penemuan kerangka Seli di septic tank di Kasihan, Bantul, Yogyakarta

Edi sendiri adalah suami Seli, yang menghilang sejak 2009. 

Menurut kabar yang diterima Kompas.com, kedua pihak keluarga sudah bertemu untuk membicarakan kasus Seli. 

"Sampun rampung, sampun damai. Kulo boten saget maringi penjelasan. Tangled teng kepolisian mawon (Sudah selesai, Sudah damai, saya tidak bisa memberikan keterangan silakan tanyakan pihak polisi saja," kata Waluyo saat ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (27/12/2019).

Baca juga: Kasus Ayu Selisa, Kerangka di Septic Tank, Polisi Dalami Kemungkinan Ada Pelaku Lain

Waluyo mengaku jika dia sudah mendatangi keluarga Seli saat pemakaman kerangka menantunya tersebut pada Rabu, 25 Desember lalu. Ia juga hadir di acara peringatan 7 hari penguburan Seli. 

Waluyo juga mengaku sudah memberikan keterangan ke pihak kepolisian baik di kantor polisi maupun di rumahnya paska-penemuan kerangka. 

Beberapa kali dia menjawab pertanyaan agar menanyakan ke pihak kepolisian terkait masalah itu.

Baca juga: Kerangka Ayu Selisa di Septic Tank, Dugaan Pelaku Pembunuhan Mengarah ke Suami

Mengaku jarang bertemu Edi dan Seli

Menurut dia, Edi merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Dua kakak Edi pisah rumah dan sudah berkeluarga.

Diakui Waluyo, dirinya sebagai pedagang dan petani, jarang di rumah. Setiap hari berjualan mengurus sawah, dan sapi.

Sehingga praktis bertemu dengan Edi dan Seli pada malam hari. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X