Kompas.com - 28/12/2019, 05:30 WIB
Lokasi Penemuan Kerangka di Kasihan, Bantul, Yogyakarta Senin (23/12/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOLokasi Penemuan Kerangka di Kasihan, Bantul, Yogyakarta Senin (23/12/2019)

KOMPAS.com - Ayu Lelisa, yang merupakan saudara kembar dari Ayu Selisa, kerangka yang ditemukan di dalam septic tank di Karangjati RT 07, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, mengatakan, pernah melihat adiknya terluka karena perlakuan suaminya bernama Edi Susanto.

Bahkan, sambungnya, ia mengetahui kejadian penganiayaan itu sampai dua kali dan melihatnya secara langsung.

Pada saat kejadian itu, lanjutnya, ia tengah hamil dan tak mampu berbuat banyak atau memisahkan keduanya.

"Dulu jujur sering berantem emangan. Di depan saya itu. Sampai babak belur begitulah. Iya berkali-kali lah," katanya saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (27/12/2019).

"Terus orangtuanya Edi itu bilang kalau Edi itu punya kelainan," sambungnya.

Baca juga: Ayu Selisa Bertahun-tahun Hilang, Saudara Kembar Tak Henti Mencari, Ini Kisahnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lelisa menceritakan, ia terakhir bertemu dengan saudara kembarnya beberapa tahun lalu, saat keduanya bekerja sebagai penjaga salah satu stan di Sekate, Alun-alun utara Yogyakarta.

Saat itu, Seli bekerja menjaga stand aksesoris sementara dirinya menjaga stand jam tangan.

"Terakhir dia ikut kerja sama aku di pasar malam," katanya yang kini tinggal di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Sebelum Hilang dan Ditemukan Tewas di Septic Tank, Ayu Selisa Cerita ke Ibunya Ingin Pisah dengan Suami

Setelah itu, lanjutnya, tak ada kabar dari Seli karena tak masuk kerja. Karena tak ada kabar, Leli pun menghubungi saudaranya melalui telepon namun nomor telepon Seli sudah tak aktif.

Setelah bingung mencari, Lelisa sempat mendatangi rumah mertua Seli di Karangjati, namun tak membuahkan hasil, hingga akhirnya ia memutuskan untuk melaporkan hal itu ke Polsek Kasihan dan Polres Bantul pada tahun 2011.

Setelah beberapa tahun tak ada kabar, ia pun mendapat kabar dari pihak polisi yang mengatakan kalau saudaranya ditemukan sudah menjadi tulang dalam septic tank.

 

Penulis: (Kontributor Yogyakata, Markus Yuwono | Editor: Khairina)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.