Kompas.com - 26/12/2019, 19:46 WIB
Kampus Baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Sindangsari, Kota Serang, Banten, Kamis (26/12/2019) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINKampus Baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Sindangsari, Kota Serang, Banten, Kamis (26/12/2019)

SERANG, KOMPAS.com - Sejumlah dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kota Serang, Banten, melayangkan surat somasi kepada pihak rektorat setelah adanya pemotongan remunerasi sebesar Rp750.000 dari rekening pribadi.

Juru bicara dosen yang tergabung dalam Forum Solidaritas Peduli Hak-Hak Dosen (FSPH) Fakultas Hukum Untirta Nana Jumena mengatakan, uang tersebut ditarik tanpa sepengetahuan dan tidak ada persetujuan antara dosen secara personal dan pihak inspektorat.

Menurut Nana, uang yang ditarik, berdasarkan surat pemberitahuan dari pihak rektorat, merupakan uang kegiatan evaluasi yang dibayarkan pada 2015 silam.

Baca juga: Kemenpan RB Singgung PNS Kemenkeu yang Enggan Dimutasi karena Remunerasi Tinggi

Namun, setelah adanya audit dari Badan Pengawas Keuangan, uang tersebut dianggap Tunjangan Hari Raya (THR), yang mana sudah dihapus pada tahun 2015.

Konsekuensinya, uang yang sudah ditransfer, harus dikembalikan ke negara. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ditransfer 2015, karena bertepatan dengan hari raya dianggap THR, dosen tidak pernah minta, itu murni kebijakan pimpinan memberi honor tersebut. Kita kaget tiba-tiba Jumat kemarin ada pemberitahuan sms banking dipotong Rp 750.000," kata Nana kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Kamis (26/12/2019).

Belakangan, Nana dan dosen lain, baru tahu jika uang tersebut ditarik dari rekening pribadi dosen untuk dikembalikan ke negara lantaran hasil audit BPK tahun 2016 menganggapnya sebagai pembayaran THR.

"Kita tidak pernah tahu temuan itu sejak 2016. Kemarin teman-teman di Fakultas Hukum melayangkan somasi, tindakan itu termasuk pencurian, karena sudah masuk ke rekening kita diambil tanpa ada surat kuasa, persetujuan secara lisan dan tertulis," kata dia.

Baca juga: Upaya Pemerintah Benahi PNS, dari Wacana Kerja di Rumah hingga Pemerataan Remunerasi

Nana mengatakan, pihaknya tidak keberatan jika memang harus mengembalikan uang tersebut ke negara sesuai perintah BPK.

Namun, dirinya menyayangkan cara Rektorat yang melakukan penarikan dari rekening pribadi tanpa sepengetahuan dan persetujuan secara personal dari para dosen.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.