Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Kompas.com - 15/12/2019, 06:56 WIB
Foto : Saat Karolina Karo (37), seorang ibu hamil asal Desa Liselande, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Flores, NTT digotong saat melintasi jalan rusak, Kamis (12/12/2019). Dokumen pribadiFoto : Saat Karolina Karo (37), seorang ibu hamil asal Desa Liselande, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Flores, NTT digotong saat melintasi jalan rusak, Kamis (12/12/2019).

KOMPAS.com- Karolina Karo (37) bukan satu-satunya ibu hamil di Kabupaten Ende, Flores, NTT yang terpaksa melahirkan di pondok pinggir jalan lantaran jalanan rusak.

Seorang bidan sukarela di Ende, Agustina mengatakan kejadian yang menimpa warga Desa Liselande, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Flores NTT itu bukan kali pertama.

Ibu hamil terpaksa melahirkan di jalan, lanjutnya, sudah sering terjadi lantaran kondisi jalan setempat yang buruk.

Agustina berharap, Pemerintah Kabupaten Ende bisa segera memperbaiki jalan menuju Desa Liselande maupun desa-desa lainnya.

"Benar, kejadian itu kemarin, Kamis (11/12/2019) pagi. Ibu Karolina mau diantar ke Puskesmas Kotabaru untuk melahirkan. Dalam perjalanan Ibu Karolina mengeluh sakit dan akhirnya melahirkan di pondok. Puji Tuhan, anak dan ibu selamat," kata Agustina.

Baca juga: Jalan Rusak, Ibu Hamil Digotong dan Melahirkan di Pondok Pinggir Jalan

Ia mengatakan, Karolina bersama sang suami berangkat menggunakan kendaraan roda dua menuju Puskesmas Kotabaru.

Jarak antara Desa Liselande ke ibu kota Kecamatan Kotabaru sekitar 17 kilometer.

Mereka harus melewati jalanan berlubang dan rusak parah. Sehingga suami Karolina harus mengendarai motor dengan sangat hati-hati.

Saat berangkat, Karolina ditemani seorang bidan desa yang menggunakan jasa ojek pemuda dari desa menuju puskesmas.

Baru menempuh jarak tiga kilometer, Karolina tak tahan ingin melahirkan dan meminta suaminya berhenti.

Tak jauh dari lokasi ada sebuah pondok yang berada di pinggir jalan. Suami Karolina dan seorang pemuda desa menggotong Karolina ke pondok tersebut.

Di sanalah Karolina melahirkan bayi perempuan, dibantu oleh Agustina.

Sumber: KOMPAS.com (Penulis Kontributor Maumere, Nansianus Taris | Editor Khairina)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Bupati Zuldafri Darma Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Tanah Datar

Wakil Bupati Zuldafri Darma Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Tanah Datar

Regional
Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Disebabkan Korsleting Listrik

Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Disebabkan Korsleting Listrik

Regional
Kota Malang Kembali Zona Merah, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Kembali Zona Merah, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Bupati Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Bupati Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Regional
Jerinx: Salah Saya Apa Sih, Apa Saya Berpotensi Membubarkan IDI?

Jerinx: Salah Saya Apa Sih, Apa Saya Berpotensi Membubarkan IDI?

Regional
'Mata Korban Perih Dioles Sambal oleh Pelaku dan Dipukuli...'

"Mata Korban Perih Dioles Sambal oleh Pelaku dan Dipukuli..."

Regional
Satu RT Diisolasi karena 16 Orang Positif Corona, Warga 1 Dukuh Kena Imbas, Tak Bisa Aktivitas

Satu RT Diisolasi karena 16 Orang Positif Corona, Warga 1 Dukuh Kena Imbas, Tak Bisa Aktivitas

Regional
Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Regional
Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Regional
4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Regional
2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

Regional
Sebanyak 210 KK Mengungsi akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Sebanyak 210 KK Mengungsi akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Regional
Bentrok Antar-pesilat, Polisi Tahan 6 Tersangka

Bentrok Antar-pesilat, Polisi Tahan 6 Tersangka

Regional
Brigadir DY Cabuli Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Tubuh Korban, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Brigadir DY Cabuli Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Tubuh Korban, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X