Bank Papua Siap Bantu Rekonstruksi 403 Ruko yang Rusak di Wamena

Kompas.com - 13/12/2019, 11:20 WIB
Direktur Keuangan Bank Papua, Rudhy Dharma KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIDirektur Keuangan Bank Papua, Rudhy Dharma

JAYAPURA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menargetkan, proses rekonstruksi bangunan yang terdampak kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, harus selesai sebelum April 2020.

Wakil Menteri Pekerjaan Umun dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo telah menegaskan bahwa rekonstruksi tersebut akan dilakukan oleh pengusaha asli Papua.

Pelaksanaan proyek dan penunjukkan kontraktor itu akan dikoordinasikan oleh Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi).

Namun, pengusaha asli Papua memiliki hambatan dalam hal permodalan.

Untuk itu, manajemen Bank Papua telah memastikan siap memberikan pembiayaan bagi para pengusaha tersebut.

"Kalau untuk pembiayaan kita siap bantu, tentunya harus sesuai dengab prinsip-prinsip kehati-hatian bank," ujar Direktur Keuangan Bank Papua Rudhy Dharma saat ditemui di Jayapura, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Rekonstruksi Bangunan di Wamena Akan Libatkan Kontraktor Lokal

Menurut Rudhy, proses pembayaran dari pekerjaan tersebut yang bersumber dari APBN akan disalurkan melalui Bank Papua.

"Kita kerja sama dengan Kementerian PUPR dan kita sudah siap melayani pembayaran pembangunan ruko-ruko dan rumah-rumah yang kena musibah kemarin," tutur Rudhy.

Adapun, sebagian besar anggaran akan terserap untuk pembayaran gaji dan pekerjaan fisik.

Sementara itu, menjelang Natal 2019 dan tahun baru 2020, menurut Rudhy, Bank Papua juga telah menyiapkan uang tunai yang diyakini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan pemerintahan di Jayawijaya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X