Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Kompas.com - 13/12/2019, 07:22 WIB
Warga mengevakuasi sepeda motor karena rumahnya digenangi banjir di Desa Sahilan Darussalam, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.COM/IDONWarga mengevakuasi sepeda motor karena rumahnya digenangi banjir di Desa Sahilan Darussalam, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (11/12/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Banjir di wilayah Kabupaten Kampar, Riau, bertambah meluas. Kini, banjir sudah merendam permukiman warga di tiga kecamatan.

Hal itu disampaikan Kasi Logistik BPBD Kampar Nasri Roza saat berbincang dengan Kompas.com saat dihubungi, Kamis (12/12/2019) malam.

Dia mengatakan, saat ini penanganan banjir masih dilakukan di dua desa di Kecamatan Gunung Sahilan, yakni Desa Sahilan Darussalam dan Desa Gunung Sahilan.

"Banjir di Kecamatan Gunung Sahilan perlahan surut. Tapi hari ini kami dapat informasi bahwa di Desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, juga sudah banjir. Karena banjir di Kecamatan Gunung Sahilan mengarahnya ke sana. Masih aliran Sungai Kampar Kiri," sebut Nasri.

Baca juga: Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Di Desa Mentulik, sambung dia, rumah warga yang terdampak banjir mencapai ratusan unit.

Selain itu, lanjut Nasri, saat ini banjir juga sudah menggenangi permukiman warga di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu.

"Di Desa Buluh Cina juga sudah banjir. Tapi itu luapan dari air Sungai Kampar Kanan. Karena sekarang ini dua aliran sungai yang sedang meluap," sebut Nasri.

Berdasarkan data yang dia dapat, banjir di Desa Buluh Cina sudah merata. Sebab, rumah warga berada di dataran rendah dan dekat dengan aliran Sungai Kampar Kanan.

"Yang terdampak banjir di Desa Buluh Cina sekitar 400 rumah. Tapi biasanya banjir di sini bertahan bisa sampai satu bulan kalau curah hujan masih tinggi dari hulu sungai," kata Nasri.

Untuk itu, tambah dia, besok pagi tim BPBD Kampar akan dikerahkan untuk penanganan banjir di Kecamatan Kampar Kiri Tengah dan Kecamatan Siak Hulu.

Baca juga: Korban Banjir di Kampar Terima Bantuan Sembako

"Besok pagi tim kita kirimkan kesana. Kami akan membawa perahu apabila ada warga yang dievakuasi. Kemudian kita dirikan posko pengungsian dan dapur umum. Sedangkan penanganan banjir di Kecamatan Gunung Sahilan masih tetap kami lakukan. Nanti personel akan dibagi," tutup Nasri.

Diberitakan sebelumnya, tingginya curah hujan membuat aliran Sungai Kampar di Kabupaten Kampar, Riau, meluap. 

Hal itu menyebabkan ratusan rumah warga di bantaran sungai di Kecamatan Gunung Sahilan terendam banjir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Regional
Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Regional
Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X