Kompas.com - 12/12/2019, 14:06 WIB
Sejumlah petugas dinas sosial menurunkan bantuan di atas jalan di lokasi banjir Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (11/12/2019). Pemkab Kampar mulai menyalurkan bantuan obat, makanan bayi, dan makanan untuk ratusan warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Subayang karena warga mulai mengeluhkan sakit seperti flu, hipertensi dan gatal-gatal akibat banjir yang sudah berlangsung selama tiga hari di daerah itu. ANTARA FOTO/FB ANGGOROSejumlah petugas dinas sosial menurunkan bantuan di atas jalan di lokasi banjir Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (11/12/2019). Pemkab Kampar mulai menyalurkan bantuan obat, makanan bayi, dan makanan untuk ratusan warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Subayang karena warga mulai mengeluhkan sakit seperti flu, hipertensi dan gatal-gatal akibat banjir yang sudah berlangsung selama tiga hari di daerah itu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, memberi bantuan terhadap korban banjir di Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.

Salah satunya, penyaluran bantuan paket berupa sembako.

Penyaluran bantuan sembako dilakukan langsung oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, pada Rabu (11/12/2019) kemarin.

Bantuan tersebut diserahkan melalui pemerintah desa dan selanjutnya akan dibagikan kepada korban banjir di dua desa, yakni Desa Sahilan Darussalam dan Desa Gunung Sahilan.

"Selain memberikan bantuan sembako, kami juga telah mendirikan beberapa posko pengungsian, dapur umum dan posko kesehatan sebagai langkah penanganan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar," kata Catur kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Korban Banjir di Kampar Mengungsi ke Mushala

Sementara itu, Catur mengatakan, banjir tersebut terjadi akibat tingginya luapan air Sungai Kampar Kiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu disebabkan curah hujan yang tinggi sejak beberapa pekan terakhir.

Luapan air sungai berdampak pada ratusan rumah warga, terutama yang ada di dataran rendah di Kecamatan Gunung Sahilan.

Untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa akibat banjir, Catur mengimbau warganya untuk selalu waspada saat musim hujan.

"Terutama kepada orangtua agar melarang anak-anak bermain di genangan banjir. Kemudian warga harus waspada saat banjir naik," kata Catur.

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial Kabupaten Kampar sudah berada di lokasi melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak.

Petugas juga mendirikan posko pengungsian, posko kesehatan dan dapur umum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X