Jembatan di Pedalaman Pangkep, Barru dan Bone Akhirnya Diperbaiki

Kompas.com - 12/12/2019, 16:40 WIB
Jembatan Samaenre yang hanya terbuat dari kayu menghubungkan dasa-desa di daerah pedalaman Kabupaten Pangkep-Kabupaten Barru-Kabupaten Bone akhirnya di perbaiki menjadi jembatan beton. Dokumentasi Pemprov SulselJembatan Samaenre yang hanya terbuat dari kayu menghubungkan dasa-desa di daerah pedalaman Kabupaten Pangkep-Kabupaten Barru-Kabupaten Bone akhirnya di perbaiki menjadi jembatan beton.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Setelah bertahun-tahun rusak, Jembatan Samaenre yang menghubungkan dasa-desa di daerah pedalaman Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru dan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, akhirnya diperbaiki.

Jembatan yang dulu hanya terbuat dari kayu, kini lebih kokoh dengan menggunakan beton.

Selain membangun baru jembatan beton sebagai penghubung daerah pedalaman di tiga kabupaten, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga membuka akses jalan hingga melakukan pengaspalan Jalan Parigi-Bungoro sepanjang 13 kilometer.

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi mencoba melintasi jembatan tersebut, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Wagub Sulsel Minta Pesawat Milik Susi Pudjiastuti Beroperasi di Toraja dan Selayar

 

Kepala Bappeda Sulsel Rudy Djamaluddin bersama Balai Jalan Kementerian PUPR menyisir jalan yang menghubungkan segitiga Pangkep, Barru dan Bone tersebut.

“Alhamdulillah, Jembatan Samaenre wilayah pedalaman terisolir segitiga Pangkep, Barru, Bone sudah bisa dilewati dengan roda empat. Cukup banyak warga yang menghuni jalanan sepanjang 50 kilometer di wilayah terisolir ini," kata Andi Sudirman.

Saat ini, setelah jalan dapat diakses, banyak truk keluar masuk membawa hasil pertanian.

Andi Sudirman mengatakan, pembukaan lahan dan gravel road (pengerasan) akan cepat selesai.

Saat ini, proses pengaspalan jalan sepanjang 13 kilometer dari total 19,9 kilometer.

Andi mengatakan, selain menghemat waktu tempuh, jalan ini juga lebih efektif dan aman. Andi menilai bahwa saat ini adalah momentum untuk kebangkitan infrastruktur Sulawesi Selatan.

"Begitu jalanan bagus, pertumbuhan ekonomi pasti akan meningkat. Apalagi daerah-daerah sini memiliki banyak potensi, baik pariwisata, kerajinan, kuliner, itu yang akan membuat lokasi ini banyak dikunjungi,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X