Merokok di Kantor dan Kerja Pakai Baju Santai, 8 Anggota DPRD Garut Ditegur

Kompas.com - 05/12/2019, 22:23 WIB
Dadang sudrajat, Ketua Badan Kehormatan DPRD Garut yang merupakan anggota DPRD Garut dari Partai Demokrat KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGDadang sudrajat, Ketua Badan Kehormatan DPRD Garut yang merupakan anggota DPRD Garut dari Partai Demokrat

GARUT, KOMPAS.com - Delapan anggota DPRD Garut, mendapat teguran resmi dari Badan Kehormatan DPRD Garut karena melakukan pelanggaran etika.

Pelanggarannya sendiri berupa merokok di ruangan dan kerja menggunakan pakaian santai.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Garut, Dadang Sudrajat mengungkapkan, delapan anggota yang diberi teguran terbukti melanggar etika dan diberi teguran agar tak mengulang pelanggarannya.

Baca juga: Kuota CPNS Garut 838, Pendaftar Mencapai 21.703 Orang

Dadang menyebut, pelanggaran yang dilakukan 8 anggota DPRD Garut beragam, di antaranya ada pelanggaran merokok di ruangan dan memakai baju santai ke kantor.

Merokok di ruangan kerja sendiri menurut Dadang menjadi pelanggaran karena Pemkab Garut telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 soal kawasan bebas asap rokok.

"Sebagai pembuat Perda, harusnya anggota dewan bisa memahami aturannya, merokok di ruangan itu melanggar Perda," kata Dadang, kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Dadang mengakui, di kantor DPRD Garut memang belum ada ruang khusus untuk merokok.

Namun, bukan berarti bisa bebas merokok di ruang fraksi atau komisi. Para anggota dewan justru harus bisa memberi contoh dalam menegakan aturan.

"Kami sudah pasang stiker larangan merokok di ruangan, kalau masih ada yang melanggar akan ditindak tegas," kata dia.

Soal pelanggaran lainnya, kata Dadang, ada juga anggota dewan yang mendapat teguran karena berpakaian santai di kantor. Padahal, harusnya berpakaian rapih dan sopan.

Baca juga: Siswa SD di Garut Meninggal, Ini Cara Menghindari Serangan Tawon Ndas

"Dari 8 orang yang dapat teguran, 6 orang dipanggil ke ruang BK, dua lainnya ditegur secara langsung," ujar dai.

BK masih menutup rapat 8 anggota dewan yang diberi teguran karena pelanggaran etika.

Namun, jika masih melanggar aturan dan tidak patuh aturan, BK bakal mengumumkan nama anggota dewan tersebut.

"Kan masih banyak yang baru (anggota dewan), makanya baru teguran, tapi kalau sudah berkali-kali akan kami sebutkan (namanya)," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X