Begini Sulitnya Menyalurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Rokan Hulu

Kompas.com - 04/12/2019, 14:46 WIB
Petugas kepolisian Polres Rohul dan Polsek Bonai Darussalam memuat bantuan sembako ke dalam pompong untuk disalurkan kepada korban banjir di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Senin (2/12/2019). KOMPAS.COM/IDONPetugas kepolisian Polres Rohul dan Polsek Bonai Darussalam memuat bantuan sembako ke dalam pompong untuk disalurkan kepada korban banjir di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Senin (2/12/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Jalan lintas provinsi akses penghubung antar desa di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, masih terputus akibat genangan banjir. Hal ini menyulitkan penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak.

Dua hari yang lalu, Polres Rohul menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Bonai. 

Namun, untuk mencapai lokasi, petugas harus bersusah payah.

Sebab, terdapat sejumlah titik genangan banjir yang masih cukup tinggi memutus akses jalan penghubung desa dan juga jalan lintas  penghubung Riau-Sumut.

Baca juga: Cerita Warga di Rokan Hulu Bertahan di Tengah Kepungan Banjir

Petugas awalnya bergerak dari Polsek Bonai Darussalam di Desa Sontang, dengan menggunakan mobil double cabin.

Rombongan yang dipimpin Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, membawa puluhan paket sembako.

Dalam perjalanan, mobil operasional polisi itu terpaksa menerobos genangan banjir. Ada satu titik banjir yang membuat kendaraan petugas nyaris tenggelam, karena ketinggian air mencai dua meter.

Selain genangan banjir, beberapa titik ruas jalan juga mengalami rusak parah. Karena  jalan tersebut masih dilintasi truk-truk bertonase.

Mobil polisi tidak bisa langsung sampai ke Desa Bonai. Di tengah perjalanan, mobil terpaksa ditinggal karena akses diputus genangan air.

Sehingga, polisi dan juga diikuti petugas Kecamatan Bonai Darussalam, terpaksa menyewa pompong atau perahu tradisional milik warga untuk mengangkut bantuan tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

Regional
Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus 'Ngesot' karena Sangat Sulit

Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus "Ngesot" karena Sangat Sulit

Regional
Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Regional
Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

Regional
Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Regional
Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus 'Ngesot'

Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus "Ngesot"

Regional
Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Regional
Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X