Polisi Kesulitan Ungkap Kasus 79 Buku Nikah Hilang di Sragen

Kompas.com - 02/12/2019, 17:57 WIB
Ilustrasi buku nikah di Indonesia. SHUTTERSTOCK/RAHADIANPERWIRANEGARAIlustrasi buku nikah di Indonesia.

SRAGEN, KOMPAS.com - Polres Sragen sampai saat ini masih menyelidiki kasus dugaan pencurian 79 buku nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah (Jateng), Senin (2/12/2019).

"Kasus ini dalam penyelidikan polisi, doakan saja semoga pelakunya bisa cepat tertangkap," kata Pjs Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Suharno di kantornya.

Baca juga: 79 Buku Nikah di KUA Ngrampal Sragen Hilang Dicuri

Dia menjelaskan, kasus pencurian buku nikah ini terjadi dua kali di Sragen.

"Semoga saja ada kaitannya dengan peristiwa tahun 2018. Sehingga kita lebih mudah mencari apakah mereka masuk sindikat pencari buku nikah. Nantinya diketahui digunakan untuk apa, ini sama-sama kita tunggu proses penyelidikan," ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat apabila mengetahui ada orang yang menjual buku nikah secara ilegal ke pihak kepolisian.

"Kita masih memeriksa beberapa saksi, terkait ciri-ciri pelaku yang diduga mencuri buku nikah belum teridentifikasi," pungkasnya.

Baca juga: Pencuri Ambil 23 Buku Nikah dari KUA Lhokseumawe

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 79 buku nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, diduga hilang dicuri, Minggu (1/12/2019).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisian, peristiwa pencurian buku nikah di KUA Ngrampal terjadi pada Minggu pukul 07.00 WIB.

Pelaku masuk kantor KUA Ngrampal dengan cara merusak pintu belakang. Setelah berhasil masuk, pelaku membawa kabur beberapa buku nikah yang ada di KUA.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X