Pencuri Ambil 23 Buku Nikah dari KUA Lhokseumawe

Kompas.com - 25/03/2019, 18:07 WIB
Salah satu pintu ruangan yang dicongkel oleh pencuri di Kantor Urusan Agama, Kota Lhokseumawe, Senin (25/3/2019)KOMPAS.com/MASRIADI Salah satu pintu ruangan yang dicongkel oleh pencuri di Kantor Urusan Agama, Kota Lhokseumawe, Senin (25/3/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Sebanyak 23 buku nikah raib dicuri oleh pelaku tak diketahui identitasnya di Kantor Urusan Agama ( KUA) Banda Sakti, Lhokseumawe, Senin (25/3/2019). Selain itu, satu unit laptop juga hilang.

Kepala KUA Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Muhammad Hasyim kepada sejumlah wartawan menyebutkan, diduga pencuri masuk saat libur kerja pada Sabtu atau Minggu.

Pasalnya, sebelum pulang kerja pada hari Jumat, seluruh pintu dan jendela telah dikunci dengan baik.

“Awalnya pegawai masuk tadi pagi tidak mengira pintu telah dicongkel. Karena pintu depan terlihat rapi. Begitu melihat pintu ruang kerja saya, baru ketahuan sudah dibobol pencuri,” katanya.

Baca juga: Buku Nikah yang Hilang Bisa Diurus Gratis di KUA, Prosesnya Tak Lama

Setelah itu, petugas langsung melaporkan kasus itu ke Polsek Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Tadi polisi sudah datang, melakukan olah tempat kejadian perkara, mengambil sidik jari dan lain sebagainya,” terangnya.

Buku nikah itu, sambung Muhammad, disimpan dalam brankas yang terkunci. Dia menduga, pencuri mengira brankas tersebut berisi uang.

“Setelah kami periksa, buku nikah yang hilang dan laptop. Kami harap kasus ini segera terungkap dan pencurinya ditangkap. Untuk aktivitas kantor tetap berjalan normal seperti biasanya,” ujarnya.

Kompas TV Sudirman, warga Jalan Mangga Besar II, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II,Sumatera Selatan, yang tega menghabisi nyawa istrinya guru Pegawai Negeri Sipil di Kota Lubuklinggau tak kuasa menahan air matanya saat ditangkap polisi. Tersangka mengaku menyesal dan khilaf telah membunuh istri yang telah dinikahi sejak 2008 lalu karena kerap marah akibat masalah ekonomi. Dalam rilis di hadapan awak media, pelaku juga meminta maaf kepada keluarga korban. Sebelumnya Rozalina alias Lina, 36 tahun warga Lubuklinggau, yang bekerja sebagai guru Pegawai Negeri Sipil di SMP Negeri 12 Lubuklinggau tewas dengan luka tusukan. Korban ditemukan tewas oleh warga di rumahnya pada 6 Maret lalu. Pelaku yang sempat menghilang diketahui sempat mencoba bunuh diri dengan meminum racun tikus. Namun aksi ini gagal usai diketahui keluarga pelaku. Dengan didampingi keluarga akhirnya pelaku menyerahkan diri ke polisi. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni sebilah pisau yang digunakan untuk membunuh korban, buku nikah korban dan pakaian yang digunakan korban saat kejadian. Meski tersangka yang telah ditangkap polisi ini menangis dan menyesal namun tidak dapat merubah kesalahan yang telah dilakukan. Kini akibat perbuatannya pelaku terancam pidana 15 kurangan penjara. #SuamiBunuhIstri #UangBelanja




Terkini Lainnya

Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Regional
Rumah dan Tabungan untuk Umrah Terbakar Habis, Kakek Ini Dapat Bantuan

Rumah dan Tabungan untuk Umrah Terbakar Habis, Kakek Ini Dapat Bantuan

Regional
Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Regional
Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Regional
SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

Regional
Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Regional
Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Regional
4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

Regional
Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Regional
Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Regional
Jemaah Ahmadiyah Akan Direlokasi ke Kecamatan Sembalun di Lombok Timur

Jemaah Ahmadiyah Akan Direlokasi ke Kecamatan Sembalun di Lombok Timur

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Regional
Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Regional
Ada Tumpukan Pasir di Hutan Lindung, Monyet Ekor Panjang Menghilang

Ada Tumpukan Pasir di Hutan Lindung, Monyet Ekor Panjang Menghilang

Regional
'Rock Balancing Art', Seni Menata Batu Kali di Tengah Derasnya Aliran Sungai

"Rock Balancing Art", Seni Menata Batu Kali di Tengah Derasnya Aliran Sungai

Regional

Close Ads X