Kompas.com - 30/11/2019, 19:15 WIB

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Sengatan tawon Vespa affinis atau tawon ndas melukai empat anak di Kabupaten Sukoharjo, JawaTengah, Jumat (29/11/2019) malam.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan, keempat anak yang disengat tawon ndas tersebut sedang bermain di sekitar jembatan rel kereta api kawasan Ngemplak, Gadingan, Mojolaban.

Pada saat bermain, mereka melihat ada sarang tawon di jembatan rel kereta api. Bukannya membiarkan, mereka justru melempari sarang tawon menggunakan batu.

Baca juga: Lagi, Serangan Tawon Vespa Affinis Renggut Korban Jiwa, Kali Ini Petani di Tuban

Tawon ndas yang berada di sarangnya itu keluar dan mengejar keempat anak tersebut. Meski sudah berusaha lari, empat anak tersebut akhirnya terkena sengatan tawon ndas itu.

"Begitu dapat laporan ada anak tersengat tawon Vespa affinis, malamnya sarang tawon itu kita musnahkan," kata Margono dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/11/2019).

Pemusnahan sarang tawon tersebut dilakukan pada malam hari. Karena, semua tawon masuk ke dalam sarangnya sehingga tidak terlalu agresif.

"Secara bersamaan kami juga melakukan pemusnahan sarang tawon vespa di Sukoharjo kota, dan Nguter," terang dia.

Margono mengatakan, penanganan sarang tawon Vespa affinis di wilayah Sukoharjo telah dilakukan sejak tahun 2015. Sampai saat ini, diperkirakan sudah ada ribuan sarang tawon vespa yang dimusnahkan.

Sarang tawon ini tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo. Sarang tawon paling banyak ditemukan di wilayah perkotaan, terutama di atap rumah dan pepohonan.

"Tahun 2018 ada satu korban meninggal dan ada yang dirawat di rumah sakit karena sengatan tawon vespa," ungkap Margono.

Baca juga: Jateng Diserang Teror Tawon Vespa, Ganjar Minta Patroli Sarang

Dalam memusnahkan sarang tawon, kata Margono, pihaknya menggunakan metode dengan menyemprotkan air yang dicampur busa.

Selain itu, lanjut Margono, pemusnahan sarang tawon juga dilakukan menggunakan cara menyumpal kain di lubang sarang tawon yang telah dicampuri bensin.

"Tahun ini saja dari Januari hingga November ada sekitar 400 sarang tawon vespa yang sudah dimusnahkan. Tidak hanya dari Damkar, tapi juga melibatkan relawan," terang Margono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.