Festival Kuliner Pedas Semarang, Bakso Gurita Jadi Menu Favorit

Kompas.com - 30/11/2019, 17:32 WIB
Suasana pengunjung di Festival Kuliner Pedas Semarang, area parkir bekas Gedung Sriratu Jalan Pemuda Semarang, Jumat (29/11/2019). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIASuasana pengunjung di Festival Kuliner Pedas Semarang, area parkir bekas Gedung Sriratu Jalan Pemuda Semarang, Jumat (29/11/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Puluhan stan yang menyediakan berbagai olahan masakan pedas tampak berjajar di pintu masuk area parkir bekas pusat perbelanjaan Sriratu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (30/11/2019).

Bagi penggemar makanan pedas, tak perlu bingung mencari tempat makan untuk menghabiskan akhir pekan kali ini.

Festival Kuliner Pedas yang digelar pada 26 November hingga 1 Desember 2019 ini adalah surganya pecinta makanan pedas.

Baca juga: Saat Mahasiswa Aceh Berhasil Meraup Untung dari Kopi Gayo

Ketua penyelenggara Festival Kuliner Pedas Firdaus mengatakan, dalam festival digelar untuk ketiga kalinya ini, ada sebanyak 60 stan makanan yang menyajikan beragam kuliner dengan rasa yang pedas.

Beberapa di antaranya ada nasi bakar, nasi kulit, nasi goreng babat, ayam rica, nasi gudeg, takoyaki, oseng mercon hingga bakso.

"Festival ini rutin digelar tahunan oleh komunitas pencinta kuliner, Brotherfood Semarang. Tahun ini merupakan tahun ketiga dan selalu digelar akhir tahun, karena biasanya masuk musim hujan. Saat musim hujan banyak orang berburu makanan pedas jadi lebih nikmat," kata Firdaus di Semarang, Sabtu.

Menurut Firdaus, Festival Kuliner Pedas memang digelar untuk memenuhi keinginan para penggemar masakan atau kuliner bercita rasa pedas.

Kendati demikian, para pengunjung yang tidak terlalu suka masakan pedas tidak perlu khawatir untuk datang.

Setiap stan yang menyajikan makanan juga menyediakan pilihan untuk para pencinta makanan tidak pedas.

"Pilihannya di sini, makanan yang pedas atau tidak pedas. Jadi, untuk yang tidak suka pedas enggak perlu khawatir. Ada banyak pilihan di sini," ujar Firdaus.

Firdaus mengatakan, makanan pedas saat ini menjadi sesuatu yang disukai di Indonesia, tak terkecuali di Semarang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X