Kisah Pengrajin Tembaga dan Kuningan asal Boyolali Raup Rp 200 Juta Per Bulan

Kompas.com - 25/11/2019, 19:25 WIB
Perajin tembaga dan kuningan, Sumanto membuat tempat pewangi ruangan pesanan dari Malaysia di rumahnya Desa Tumang, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPerajin tembaga dan kuningan, Sumanto membuat tempat pewangi ruangan pesanan dari Malaysia di rumahnya Desa Tumang, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah.

BOYOLALI, KOMPAS.com - Kerajinan ukir dari bahan baku tembaga dan kuningan buatan warga Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sumanto, berhasil menembus pasar dalam negeri dan luar negeri.

Dari bisnis kerajinan ukir tembaga dan kuningan itu, Sumanto mampu meraup keuntungan sebesar Rp 150 juta hingga Rp 200 juta per bulan.

Sumanto menceritakan, menekuni bisnis kerajinan ukir tembaga dan kuningan sejak tahun 1994.

Baca juga: Kisah 3 Generasi Pengrajin Sadel Sepeda Ontel Asal Magetan

 

Bermula dari membuat peralatan rumah tangga seperti ceret, dandang, kenceng, dan lain-lain.

Karena harga jual peralatan rumah tangga sedikit, Sumanto pun memilih untuk berhenti.

Ia kemudian mengembangkan bisnis barunya berupa seni ukir dari tembaga dan kuningan.

"Saya mulai buka usaha pembuatan kerajinan ukir tembaga dan kuningan sejak 1993-1994," kata Sumanto, Senin (25/11/2019).

Mengawali usahanya tersebut, Sumanto mendapat pesanan dari pengusaha perhotelan di Surabaya, Jawa Timur, untuk membuat interior berupa lampu hias.

Kemudian, pada tahun 1997, Sumanto mendapat pesanan dari perhotelan di Bali berupa lampu gantung.

Bisnis kerajinan ukir tembaga dan kuningan Sumanto terus berkembang pesat. Banyak pesanan datang dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X