Wali Kota Sukabumi: Wacana ASN Bisa Bekerja di Rumah Harus Melalui Kajian

Kompas.com - 25/11/2019, 15:09 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi KOMPAS.COM/BUDIYANTOWali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

SUKABUMI, KOMPAS.com — Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan siap melaksanakan rencana aparatur sipil negara (ASN) bisa bekerja di rumah.

Hanya, sebelum dilaksanakan harus melalui kajian menyeluruh.

''Ini kan masih diwacanakan. Tapi, bagi kami di daerah, ketika memang sudah menjadi aturan yang dikeluarkan oleh pusat, kami siap-siap saja menerima,'' kata Fahmi kepada Kompas.com, selesai menghadiri Pelepasan Pensiunan Pemkot Sukabumi, di Balai Kota Sukabumi, Senin (25/11/2019).

Dia mengatakan, kajian yang dilakukan di antaranya yang berhubungan dengan kedisiplinan maupun yang berhubungan dengan output pekerjaan.

Baca juga: Apkasi Ingatkan Pemerintah Berhati-hati soal Rencana ASN Kerja dari Rumah

''Termasuk yang berhubungan dengan efektivitas layanan publik ke depannya,'' ujar mantan Wakil Wali Kota Sukabumi pada periode sebelumnya ini.

Namun, dia melanjutkan, dengan adanya program tersebut, Pemerintah Pusat juga tidak melepas begitu saja.

Dalam pelaksanaan programnya harus disertai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

''Jangan kemudian diserahkan terjun bebas kepada daerah, jadi tetap harus disertai juklak dan juknis,'' harap Fahmi, yang sempat menjadi anggota DPRD Kota Sukabumi dua periode.

Fahmi menilai, ASN bekerja di luar kantor itu hal yang mungkin dapat dilaksanakan karena saat ini sudah didorong dengan percepatan teknologi informasi. 

Bahkan, sekarang sudah mulai ada masyarakat (bukan ASN) yang melakukan kerja di luar kantor.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Regional
Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X