Dilaporkan Lakukan Pencemaran Nama Baik, Mantan Anak Buah Minta Maaf ke Gubernur Sulsel

Kompas.com - 22/11/2019, 09:18 WIB
Eks Kabiro Pembangunan Sulsel Jumras saat meminta maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Polrestabes Makassar, Kamis (21/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANEks Kabiro Pembangunan Sulsel Jumras saat meminta maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Polrestabes Makassar, Kamis (21/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mantan Kepala Biro Pembangunan Sulawesi Selatan Jumras meminta maaf secara terbuka kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Mapolrestabes Makassar, Kamis (21/11/2019).

Permohonan maaf ini diungkapkan Jumras usai ia dilaporkan oleh orang nomor satu di Sulawesi Selatan itu atas kasus dugaan pencemaran nama baik. 

Jumras dilaporkan atas kesaksian yang menyebut Gubernur Nurdin menerima mahar sebesar Rp 10 miliar pada kontestasi Pilgub 2018, di sidang angket yang digelar DPRD Sulsel bulan Juni lalu.

"Ikhlas tulus, dan sekali lagi saya memohon maaf kepada beliau sebagai pemimpin, dan sekaligus sebagai orangtua saya untuk bisa membuka pintu maaf dengan ikhlas untuk saya dan menerima permintaan permohonan maaf saya," kata Jumras, saat jumpa pers di hadapan wartawan, Kamis.

Baca juga: Di Hari Ulang Tahunnya, Gubernur Sulsel Bertekad Entaskan Kemiskinan

Sejak dilaporkan, Jumras mengaku belum berkomunikasi dengan Nurdin. Ia juga enggan mengomentari lebih jauh mengenai kasusnya yang sudah bergulir di kepolisian. 

Jumras juga enggan membicarakan lagi mengenai kesaksiannya di sidang hak angket yang digelar DPRD Sulsel untuk Nurdin Abdullah beberapa waktu lalu. 

"Saya no komen kalau itu, saya lakukan hal ini menyangkut masalah pernyataan permohonan maaf," ucap Jumras. 

Sementara itu Kanit Tipikor Polrestabes Makassar Iptu Supriadi mengatakan, meski telah meminta maaf secara  terbuka, kasus Jumras tetap dilanjutkan penyidik kepolisian. 

Polisi sudah memeriksa 10 saksi, termasuk tiga pimpinan sidang hak angket DPRD Sulawesi Selatan yakni Kadir Halid, Arum Spink, dan Selle KS Dalle. 

"Sementara masih berjalan prosesnya, saksi ada kurang lebih 10 orang. Semua sudah periksa tinggal kita lakukan gelar perkara apakah kita tingkatkan statusnya atau tidak," kata Supriadi. 

"Sudah penyidikan, tinggal menentukan status tersangka, itu nanti melalui gelar perkara," ujar Supriadi menambahkan.

Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Jadi Mentan, Gubernur Sulsel Bangga

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

Regional
Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Regional
Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X